Kabar Bahagia PNS: THR Dipercepat, Jumlahnya Bisa Lebih Besar dari Gapok dan Tanpa Potongan

- Sabtu, 17 April 2021 20:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir042021/_2603_Kabar-Bahagia-PNS--THR-Dipercepat--Jumlahnya-Bisa-Lebih-Besar-dari-Gapok-dan-Tanpa-Potongan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi: THR PNS. (Kredit Gambar via CNBC Indonesia)

JAKARTA, Pesisirnews.com - Kabar bahagia dari pemerintah mengenai pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) tampaknya dapat membuat ASN/PNS tersenyum sumringah.

Mengapa? Karena pemerintah menjamin pemberian THR tahun ini yang akan diberikan secara penuh bahkan bisa dipercepat pencairannya.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Sabtu (17/4/2021), Sekretaris Kemenko Bidang Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso menjelaskan pencairan THR PNS akan dilakukan lebih cepat yakni 10 hari sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri.

"Untuk yang ASN pun pak Menko (Airlangga Hartarto) kemarin sudah menyampaikan ke bu Menteri Keuangan (Sri Mulyani) untuk bisa dibayarkan H-10 (THR)," ujarnya dalam program Power Lunch yang dikutip Kamis (15/4).

Dengan memberikan THR lebih cepat dibandingkan pekerja swasta yang tujuh hari sebelum Lebaran, pemerintah berharap terjadi daya beli yang lebih baik. Di mana, saat ini daya beli masih lemah akibat pandemi Covid-19.

"Sehingga kira-kira 10 hari terakhir sebelum Ramadhan, baik ASN maupun karyawan swasta mempunyai daya beli dan diharapkan berbelanja," jelasnya.

Tak hanya dengan memberikan THR saja, Pemerintah juga menyusun berbagai program di bulan Ramadhan ini untuk menggerek daya beli. Salah satunya melalui program hari belanja online nasional (harbolnas) yang akan diselenggarakan sepekan menjelang lebaran.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat akan menggunakan uang THR nya untuk berbelanja sehingga terjadi konsumsi.

Konsumsi ini tentunya akan membantu pertumbuhan ekonomi di kuartal II.

"H-7 atau H-5 kita bikin harbolnas untuk mendorong spending masyarakat untuk membantu pertumbuhan ekonomi di kuartal II," tegasnya.

[br]

Ada beberapa hal yang harus diketahui oleh masyarakat perihal perbedaan penyaluran THR ASN/PNS.

Pertama, adalah penyaluran THR tidak hanya diberikan kepada PNS aktif melainkan juga kepada pensiunan PNS. Namun, komponen pembentukan penyaluran THR bagi PNS aktif dan pensiunan berbeda.

Biasanya penyaluran THR PNS tidak hanya memasukkan besaran gaji pokok, melainkan juga tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, hingga tunjangan kinerja.

Sementara itu, THR yang akan diterima pensiunan PNS adalah sebesar 1 kali pensiun pokok yakni gaji pokok terakhir pensiunan PNS tersebut, berdasarkan peraturan gaji yang berlaku,

THR yang akan diterima pensiunan PNS adalah sebesar 1 kali pensiun pokok yakni gaji pokok terakhir pensiunan PNS tersebut, berdasarkan peraturan gaji yang berlaku.

Kedua, THR yang diterima para hak abdi negara pun bisa jauh lebih besar karena memasukkan komponen tambahan dari yang sebelumnya hanya mencantumkan besaran gaji pokok sebagai pembentukan THR.

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) 20/2018 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya Dalam Tahun Anggaran 2018 Kepada Pimpinan dan Pegawai Non Pegawai Negeri Sipil pada Lembaga Non-Struktural disebutkan bahwa besaran THR yang diberikan paling besar mencapai hampir Rp 25 juta.

Pada tahun ini, bisa saja besaran THR yang diterima lebih tinggi karena adanya penambahan komponen-komponen baru seperti tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, hingga tunjangan kinerja.

Ketiga, THR yang diberikan tidak akan dipotong pajak. Dengan kata lain, pajak THR PNS akan sepenuhnya ditanggung pemerintah. Berbeda dengan swasta yang dipotong pajak penghasilan (PPh).

Seperti diketahui, Kementerian Keuangan memastikan tunjangan hari raya (THR) pegawai negeri sipil (PNS) akan diberikan secara utuh, setelah tahun lalu dipotong karena dampak pandemi Covid-19.

Sumber: (CNBC Indonesia)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Bupati Herman Tegaskan Percepatan Kinerja OPD, Ingatkan ASN Tingkatkan Disiplin dan Tanggung Jawab

Nasional

Bupati Herman Tegaskan Disiplin ASN Harus Berbuah Pelayanan Nyata bagi Masyarakat

Nasional

Komisi II DPR RI Soroti Langka Sejumlah Pemda Potong Gaji ASN 30% Untuk PPPK

Nasional

Komisi II DPR RI Menyoroti Tajam Langka Pemda, Gaji ASN Dipotong 30% Untuk PPPK

Nasional

Sekda Inhil Tegaskan Disiplin dan Profesionalisme ASN Jadi Kunci Pelayanan Prima

Nasional

Bupati Inhil Dorong ASN BerAKHLAK Berorientasi Kinerja, Apresiasi OPD Berprestasi dalam Pelayanan Publik