Pesisirnews.com - Dunia maya memang tidak henti-hentinya memberikan kejutan, bukan saja aksi pria yang seolah melakukan offroad diatas kuburan.
Dilansir dari tipstren.com, baru-baru ini dunia maya juga dihebohkan dengan sebuah kisah yang pertama kali diunggah oleh akun @willykurniawanid di akun Instagramnya.
Willy mengunggah sebuah scren shot yang menceritakan tentang seorang pendaki perempuan di Gunung Rinjani ketika mengalami hipotermia.
Dalam unggahan tersebut memang terlihat beberapa orang tengah berusaha menyelamatkan perempuan agar suhu tubuhnya kembali hangat dan lepas dari hipotermia.
Namun cara penyelamatan yang dilakukan justru membuat semua orang tercengang, pasalnya demi menghilangkan hipotermia perempuan tersebut akhirnya disetubuhi teman prianya.
Sudiyono, selaku Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani yang mendengar hal ini akhirnya angkat bciara.
Ia mengatakan bahwa cerita tentang perempuan pendaki hipotermia yang disetubuhi tersebut belum tentu terjadi di Rinjani.
"Belum tentu, kalau saya tidak yakin itu terjadi di situ (Rinjani)," ungkap Sudiyono.
Dia mengatakan, kawan-kawan guide dan pramuantar di Gunung Rinjani juga memprotes berita yang diceritakan seolah-olah terjadi di Rinjani itu.
Sebab jalur pendakian Rinjani sendiri baru kembali dibuka setelah terjadi gempa Lombok beberapa waktu yang lalu.
Terkait hipotermia, Sudiyono mengatakan saat berada di ketinggian, suhu tubuh seseorang bisa saja turun dan mengalami hipotermia.
Namun, hal tersebut tergantung dari daya tahan tubuh masing-masing pendaki.
Lantas bagaimana cara mencegah terjadinya hipotermia?
Salah besar memang jika cara mencegah korban yang terkena hipotermia dengan cara disetubuhi.
Jika terdeteksi mengalami gejala hipotermia yang harus dilakukan hanyalah pakaian penyitas diganti dengan pakaian yang kering dan juga hangat.
Lalu masuk ke sleeping bag atau selimut thermal, serta diberi asupan makanan dan juga minuman yang cukup. Sangat disayangkan sekali memang jika perbuatan tersebut benar dilakukan.(dan)