Simak Video Pernyataan Resmi Aa Gym Terkait Pernyataan Ketum PPP Romi

- Minggu, 10 Maret 2019 15:19 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir032019/3205_.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Foto screenshot Channel Aagym
PESISIRNEWS.COM-Pernyataan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan(PPP) Muhammad Romahurmuziy menyebut Aa Gym netral dalam Plpres 2019,Aa Gym membantah pernyataan itu.

Di lansir dari video yang diunggah Channel Aagym Official, Sabtu (9/3/2019).Aa Gym menegaskan dirinya tidak pernah bertemu Romi dan tidak pernah berkomunikasi dengannya soal Pilpres.

Barusan saya dapat broadcas videonya tentang pernyataan pak Romi,tapi saya belum tabayun kepada beliau bahwa pak Romi Islam itu mendekati UAS kalau tidak bergabung maka bersikap netral dalam pemilu kalau tidak gabung netral saja dan suda pernah mendekati Aa katanya.Dan katanya Aa Gym sekarang sudah berubah di postingannya," kata Aa Gym mengawali peryantaannya.

"Satu, saya belum bertabayun apakah beliau berkata ini atau tidak. Semoga beliau tidak berkata begitu. Karena kalau berkata begitu berarti bohong," lanjut Aa Gym.

"Saya tidak berkomunikasi selama Pilpres ini. Sama sekali tidak pernah komunikasi. Tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu. Karena itu tidak benar pernyataannya. Saya sebagai warga negara Indonesia tidak netral karena saya punya pilihan dalam Pilpres ini. Salah satu pasangan capres, saya punya pilihan. Tetapi sebagai muballigh, melihat kondisi Pilpres seperti saat ini, maka Aa lebih menempatkan diri, berusaha mengajak umat Islam khususnya dan masyarakat Indonesia agar bisa menjalankan Pilpres ini dengan lebih damai, lebih sejuk dan bersih serta adil," tandas Aa Gym.

"Semoga pernyataan ini menjadi klarifikasi bahwa saya tidak pernah dihubungi beliau atau bertemu dengan beliau dalam kaitan Pilpres ini. Dan tidak pernah menyampaikan hal-hal yang seperti disampaikan beliau. Jadi posisi yang saya ambil, saya tidak netral sebagai warga negara karena punya pilihan. Tapi sebagai muballigh, sementara ini memilih mengajak masyarakat dan umat untuk tetap akur menjaga ukhuwah, menjaga akhlak dan menjaga aqidah. Jangan sampai menuhankan Pilpres ini," tegas pengasuh Pesantren Daarut Tauhid itu dalam video yang diunggah Channel Aagym Official, Sabtu (9/3/2019).(Z68/tarbiya).


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Skenario Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Nasional

Ukraina Pesan 100 Kendaraan Lapis Baja Rosomak dari Polandia

Nasional

Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Indonesia Tunggu Sanksi Apa yang Bakal Diputus FIFA

Nasional

Putin Tuding AS dan Nato Membentuk Aliansi Global Mirip Perang Dunia II

Nasional

Rusia - Ukraina Saling Klaim Tewaskan Ratusan Serdadu dalam Pertempuran Bakhmut

Nasional

Diperkirakan Jutaan Amunisi Mengalir dari Iran ke Rusia