Mosul - Islamic State of Iraq and Syria (
ISIS) adalah organisasi teror yang masih dianggap sebagai ancaman dunia. Tak hanya mencaplok sebagian wilayah Irak dan Suriah, kelompok berhaluan ekstrem itu juga menyebarkan pengaruhnya ke penjuru Bumi -- mengubah orang-orang biasa menjadi teroris.
Pada masa keemasannya, ISIS merupakan organisasi teroris terkaya di dunia dengan jaringan kriminal sangat besar untuk membiayai operasionalnya. Para militan yang sangar gemar memamerkan aksi mereka, memanggul senjata atau memenggal sandera yang tak berdaya.
Namun, kekuasaan ISIS tak abadi. Belakangan, posisi mereka semakin terdesak. Di Suriah, mereka jadi sasaran bombardir. Sementara, di Irak, mereka kehilangan cengkeraman atas Mosul.
Kehilangan Mosul merupakan kekalahan terbesar ISIS. Mereka sempat menguasai kota itu selama tiga tahun.
Dalam kondisi terdesak, para militan ISIS ramai-ramai kabur. Beberapa yang nekat melawan, namun ada juga yang melakukan tindakan pengecut: menyamar jadi perempuan.
Untuk melakukannya, mereka tak segan mengenakan niqab atau bahkan memoles wajah mereka dengan make-up.
Alih-alih berhasil, sejumlah penyamaran terbongkar -- yang membuat pihak yang menangkap mereka, juga dunia, menertawakannya.
Seperti dilansir dari liputan6.com, Senin (24/7/2017),