DUMAI, datariau.com - Jelang pelaksanaan wukuf di Padang Arafah pada Rabu (23/9/2015) besok, Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI) H Darnis bersama Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD) Kota Dumai H Asnam telah melakukan survei Armina atau yang dikenal dengan sebutan Arafah, Muzdalifah, dan Mina."Jelang pelaksanaan wukuf dipadang Arafah pada Rabu (23/09) mendatang, TPHI bersama TPHD Kota Dumai telah melakukan survei kelokasi Armina atau Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Survei sudah dilakukan pada 17 September lalu," ujar Kepala Bagian ADM Kesra Setdako Dumai H Asnam yang juga menjabat sebagai TPHD Kota Dumai pada musim haji tahun 2015 ini melalui sambungan selulernya, Senin (21/9/2015).Menurut Asnam, survei ini dilakukan untuk melihat langsung maktab calon haji di Arafah serta memasang spanduk untuk memudahkan calon haji Kloter 10 yang terdiri dari 280 CJH Kota Dumai dan 165 CJH Kabupaten Kampar mengenali tendanya masing-masing di Arafah dan Mina."Maktab CJH Kloter 10 di Arafah berada di Maktab Nomor 61," terang Asnam.Selain sudah melakukan survei dan memberitanda pada maktab di Arafah dan Mina, seluruh CJH juga telah diberi pembekalan selama dua hari. Narasumber dalam kegiatan itu adalah TPHI dan TPHD, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), serta Ketua Kloter 10."Para nara sumber memberikan penjelasan terkait rangkaian ibadah yang akan dilaksanakan para calon haji di Armina atau yang lebih dikenal dengan Arafah, Musdalifah Mina. Pembekalan itu agar seluruh calon haji siap melaksanakan wukuf di padang Arafah pada Rabu (23/9/2015)," ujar Asnam.Jika tidak ada halangan, seluruh Calon Haji Kloter 10 akan diberangkatkan ke Arafah pada hari Selasa (22/9/2015) untuk melaksanakan ibadah wukuf. Wukuf dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah yang jatuh pada Rabu (23/9/2015). Wukuf adalah kegiatan utama dalam ibadah haji."Bila dalam rangkaian kegiatan haji jamaah tidak dapat melaksanakan wukuf dengan baik, maka tidak sah ibadah hajinya," tegasnya.Untuk itu, pihaknya memohon do'a dari seluruh lapisan masyarakat Dumai agar seluruh calon haji dapat melaksanakan wukuf dengan baik sehingga menjadi haji yang Mabrur sebab secara syari'at, haji itu adalah di Arafah. Tidak sempurna haji seseorang jika tidak melakukan wukuf di Arafah. Dan terkait fasilitas para jamaah yang akan melaksanakan wukuf di Arafah sudah disiapkan dengan baik."Tinggal kita berdo'a agar semua calon haji bisa melaksanakan ibadah dengan baik dan tidak menemukan kendala apapun," tutupnya. (dcp)