Paus Fransiskus Berdoa di Masjid Biru Istanbul

- Senin, 01 Desember 2014 14:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir122014/1417420270news_25929_1417341576.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Paus Fransiskus dan Mufti Besar Istanbul, Rahmi Yaran saat berdoa di Masjid Biru Istanbul, Minggu (30/11). (Foto: the washington times)
ISTANBUL, PESISIRNEWS.com – Paus Fransiskus mengambil bagian dalam ibadah Islam bersama Mufti Besar Istanbul, selama kunjungan tiga harinya ke Turki. Ia berdoa bagi hubungan yang lebih baik antara Vatikan dan Islam di Masjid Sultan Ahmed, Sabtu (29/11) pagi waktu setempat.  Paus berdiri dengan kepala tertunduk dan tangan tergenggam di depannya selama dua menit dari ibadah di masjid yang dibangun sejak abad ke-17 itu. Paus bertujuan untuk menunjukkan rasa hormat terhadap Islam dan mendorong hubungan yang lebih kuat antara kedua agama.“Semoga Tuhan berkenan,” kata Mufti Besar Istanbul, Rahmi Yaran, kepada Paus Fransiskus pada akhir doa.Sebelumnya, Yaran menjadi pemandu Paus Fransiskus dalam tur masjid yang terkenal dengan ubin biru nan megah dan kubah masjid yang berundak-undak (cascade)–lebih dikenal sebagai Masjid Biru itu.Paus Fransiskus kemudian mengunjungi Haghia Sofia, yang notabene dulunya merupakan Gereja Bizantium utama di Konstantinopel. Setelah penaklukan Muslim pada 1453, gereja ini menjadi masjid. Kini, lokasi tersebut menjadi museum dan berada di wilayah Istanbul. Beberapa kelompok Islam ingin tempat ini dikonversi kembali menjadi masjid, sementara simpatisan lainnya ingin tetap mempertahankan kombinasi dari Turki dan peninggalan Tahta Suci.Kemudian pada hari Sabtu kemarin, Paus Fransiskus bertemu dengan Kepala Gereja Ortodoks di Timur Tengah, Bartolomeus. Tidak ada alasan tertentu dalam pertemuan itu, hanya dalam rangka kunjungannya ke Turki saja.Gereja Kristen terbagi menjadi dua cabang utama pada tahun 1054 karena perbedaan kekuatan kepausan. Hingga kini, Kristen diwakili oleh Bartolomeus dan Katolik oleh Paus Fransiskus. Kedua pemimpin spiritual ini berkomitmen akan berpartisipasi dalam liturgi ekumenis dan menandatangani deklarasi doa bersama dalam upaya berkelanjutan untuk menyatukan kembali gereja-gereja di seluruh dunia.Pada Jumat, (28/11), pertemuan Paus Fransiskus dengan para pemimpin Turki berlangsung di ibu kota Turki, Ankara. Paus Fransiskus mendesak para pemimpin negara Muslim untuk mengutuk “aksi kekerasan” yang dilakukan atas nama Islam terhadap kelompok agama minoritas di Irak dan Suriah. Ia juga menegaskan bahwa kekuatan militer dibenarkan untuk menghentikan Negara Islam Irak dan Suriah (NIIS).Paus Fransiskus pun menyerukan dialog lebih luas diantara orang-orang Kristen, Muslim dan orang-orang dari semua agama untuk mengakhiri fundamentalisme. (aljazeera.com)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Demo Mahasiswa Menolak UU KPK Di Propinsi Jawa Timur,Tercatat 13 Kabupaten/Kota Secara Serentak

Berita

Wow.. Singapura Bakal Robohkan Patung Singa Merlion di Sentosa Island

Berita

Kebakaran Hutan dan Lahan(Karhutla) Tahun Ini Cukup Parah Hampir Mendekati Kejadian Tahun 2015.

Berita

Peduli Dampak Polusi Kabut Asap, Wilmar Grup Dirikan Posko Pengobatan Gratis di Rohil

Berita

Curi Buah Sawit PT Salim Ivomas Pratama, 2 Remaja di Rohil ini Diamankan Polisi

Berita

Wow... Ternyata Ini Fakta Miris Dibalik Murahnya Mainan Buatan China