Harimau Ini Minta Tolong ke Rumah Warga Karena Sakit, Usai Diobati Hal Tak Terduga Terjadi

- Jumat, 16 Februari 2018 21:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir022018/pesisirnews_Harimau-Ini-Minta-Tolong-ke-Rumah-Warga-Karena-Sakit--Usai-Diobati-Hal-Tak-Terduga-Terjadi.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Pesisirnews.com - Seorang pria di Rusia timur dikagetkan ketika seekor harimau berada di teras rumahnya suatu pagi.

Ia akan keluar ke halaman namun seperti ada seseorang yang menahan pintunya, ia mendengar harimau mengeram.

Bergegas kembali ke rumah pria ini menghubungi layanan darurat.

Melansir siberiantimes (14/02), harimau jenis siberia berusia 10 tahun ini tampak sangat memprihatinkan, tubuhnya sangat kurus.

Harimau biasanya sangat pemalu dan menghindarii kontak dengan manusia, tapi yang satu ini sepertinya dia memohon pertolongan dari manusia. 

Kondisi tubuhnya sangat kurus.

Dia keluar dari alam liarnya dan menuju sebuah desa terpencil Solontsovy, sebelah utara Vladivostok di timur laut Rusia, sebelum akhirnya terdampar di depan rumah Alexey Khaideyev.

Tim ahli yang mendatangi kediaman Alexey menemukan harimau ini dalam keadaan yang sangat memprihatinkan.

Tubuhnya sangat kurus, ia juga diketahui menderita masalah gigi dan gusi. Gigi bagian atasnya hilang semua!

Hal itulah yang diperkirakan oleh tim ahli membuatnya tidak dapat berburu dan makan, sehingga tubuhnya kurus dan lemah.

()

Beberapa hari di rehabilitasi harimau ini mulai dapat makan.

Dia akhirnya dibawa ke sebuah pusat rehabilitasi di daerah Primorsky, beberapa hari dia mulai makan dan memperoleh kekuatannya.

Namun, beberapa minggu kemudian dia berhenti makan, tenyata tim ahli menemukan masalah kesehatan lain dalam tubuhnya.

"Usia dan penyakit mengambil alih," kata Viktor Kuzmenko, direktur Pusat Amur Tiger.

Harimau ini akahirnya menyerah pada kondisinya dan meninggal pada tanggal 10 Februari lalu.

"Dokter hewan melakukan semua yang mereka bisa," katanya. "Sayangnya, harimau betina tidak bisa melawan penyakitnya."

Kondisi tubuhnya sangat kurus.

undefinedTim ahli menemukan masalah gigi dan gusi yang parah.

"Dia dalam keadaan putus asa, sangat kelelahan, bahkan tidak ada lemak di hatinya."

"Tidak ada yang bisa menyelamatkannya. Harimau betina tidak mengalami luka akibat manusia."

"Penyakitnya berasal dari alam. Karena penyakitnya, harimau betina tidak bisa bergerak normal dan tidak dapat berburu."

Jumlah harimau Siberia diperkirakan 500 ekor di habitat aslinya di Rusia Timur.

Kini upaya untuk melestarikannya mulai digalakkan dengan harapan dapat menyelamatkan spesies ini.

Sumber Tribun Pekanbaru/Intisari-Online.com

Berita Terkait

Berita

Lindungi Generasi Muda dari Narkoba, Wakapolda Riau Hadiri Deklarasi Rupat Utara Bersinar

Berita

Bupati Herman Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Inhil

Berita

Bupati Herman Minta 18 Pejabat yang Dilantik Percepat Program dan Tingkatkan Kinerja

Berita

Polres Inhil Ungkap Dua Kasus Sabu dengan Total Barang Bukti Sekitar 5 Kg

Berita

Tak Berhenti pada Pengedar Kecil! Polsek Kateman Kembangkan Kasus hingga Ungkap Dugaan 2 Kg Sabu

Berita

Bupati Herman Turun Langsung Seleksi Calon Komisaris dan Direktur BUMD PT Kelapa Inhil Gemilang