Setahun Menginap di Hotel Tanpa Membayar, Pria Ini Ditangkap

- Senin, 22 Januari 2018 21:43 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012018/pesisirnews_Setahun-Menginap-di-Hotel-Tanpa-Membayar--Pria-Ini-Ditangkap.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi hotel

Beijing, Pesisirnews.com - Seorang pria di China ditangkap aparat keamanan setelah menginap selama setahun di sebuah hotel tetapi tidak membayar tagihannya.

Pria yang hanya disebut bermarga Li itu adalah seorang agen perjalanan. Tak lama setelah menikah pada awal 2013, Li dan istrinya pindah ke sebuah resor di Kunming, provinsi Yunnan.

Menurut harian The Spring City Evening News, Li dan istrinya menginap di resor itu karena apartemen mereka sedang direnovasi.

Pasangan pengantin baru itu amat menyukai dan menggunakan semua fasilitas yang ada di resor itu, termasuk spa dan buffet.

Awalnya Li membayar tagihan hotel dengan menggunakan semacam kartu kredit yang bisa diisi ulang, hadiah dari sebuah maskapai penerbangan karena Li bisa menjual tiket perusahaan tersebut.

Saldo awal kartu itu sebesar 10.000 yuan atau hampir Rp 21 juta. Namun, dengan cepat saldo kartu itu terkuras untuk membayar tagihan hotel.

Namun, pasangan tersebut amat menyukai hotel itu dan memutuskan untuk memperpanjang masa tinggal mereka dan mengisi ulang kartu itu beberapa kali.

Namun, setelah beberapa bulan, Li tidak mengisi kartu tersebut dan tak membayar tagihan. Alhasil, tagihan Li membengkak hingga 88.000 yuan atau sekitar Rp 183 juta.

Li dan istrinya kemudian meninggalkan tempat itu dan manajemen hotel menggugat pria tersebut karena gagal membayar utang dalam waktu yang dijanjikan.

Manajemen hotel kemudian mengadukan masalah ini ke pengadilan distrik Wuhua yang kemudian menyidangkan kasus tersebut.

Sayangnya saat pengadilan memutuskan agar Li membayar semua utangnya, pria tersebut malah mangkir dari panggilan sidang.

Dia memilih kabur, menghlang, dan mengganti identitasnya dengan harapan tak bisa ditemukan.

Di saat yang sama, Li terlibat sengketa keuangan dengan sebuah pengembang perumahan di pengadilan distrik Xishan.

Majelis hakim di pengadilan itu juga memenangkan lawan Li dan memerintahkan agar salah satu properti milik pria itu dijual untuk membayar utang.

Kasus tersebut bisa diselesaikan dan Li masih memiliki sisa 100.000 yuan dari penjualan propertinya.

Mengetahui hal itu, pengadilan Wuhua memerintahkan Li membayarkan uang tersebut untuk membayar tagihan hotel yang belum dia bayar.

Li kemudian akhirnya muncul di pengadilan Wuhua. Namun, bukannya membayar kewajibannya, dia malah memaki-maki petugas pengadilan dan meminta pengembalian uang sebesar 50.000 yuan.

Pengadilan pun merespon ulah Li. Petugas pengadilan kemudian menangkap pria itu dan menjatuhkan hukuman kurungan selama 15 hari.

Sumber Kompas.com 

Berita Terkait

Berita

Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap

Berita

Kapolda Riau Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Berantas Narkoba hingga Cegah Konflik Sosial

Berita

Wakil Ketua II DPRD Inhil Asmadi SH Hadiri Tabliq Akbar Dalam Rangka Hari Santri 2026

Berita

Bupati Herman Serahkan SHM Warga Transmigran, UPT Tiram Jaya Disiapkan Menjadi Dusun Mandiri

Berita

Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan

Berita

Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang