Ibu Tega Mutilasi Anaknya Jadi Puluhan Bagian, Organnya Dihanyutkan ke Toilet, Mengapa?

- Rabu, 20 Desember 2017 14:23 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir122017/pesisirnews_Ibu-Tega-Mutilasi-Anaknya-Jadi-Puluhan-Bagian--Organnya-Dihanyutkan-ke-Toilet--Mengapa-.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Pesisirnews.com - Pembunuhan mengerikan seorang gadis 12 tahun menyita perhatian publik Hong Kong. Dilaporkan The Straits Times Jasadnya ditemukan dalam kondisi mengerikan, terpotong menjadi puluhan bagian. Bahkan wajahnya rusak parah.

Yang sangat mengejutkan, diduga pembunuhan itu dilakukan oleh ibunya sendiri.

Hal itu diketahui dari penyelidikan polisi, demikian dilaporkan oleh media-media Hong Kong pada hari Selasa (19/12/2017).

Menurut pemberitaan, gadis itu adalah seorang pelajar asal China daratan bernama He Meijie. Ia tinggal dan belajar di Hong Kong.

Media berbahasa China, Ming Pao, mengutip sumber menyebutkan polisi telah memberitahu ayah gadis itu.

Diketahui pria tersebut telah bercerai dari ibu He Meijie dan tinggal di China. Sang ayah datang ke Hong Kong untuk menjemput jenazahnya anaknya.

Minggu (17/12/2017) malam, polisi mendatangi flat di distrik Mong Kok yang He Meijie dan ibunya, Cao (37) tinggal.

Hal itu terkait laporan seorang tetangga bahwa Cao tak mau mengembalikan ponsel yang dipinjamnya.

Namun ketika aparat di flat tersebut, mereka malah menemukan mayat dalam 12 kantong. Beberapa organ diyakini sudah dibuang ke dalam toilet oleh Cao. 

Wanita itu langsung ditangkap telah membunuh dan memutilasi putrinya sendiri.

Saat kekejian berlangsung, wanita itu diyakini dalam pengaruh narkoba dan kehilangan akal.

He Meijie pun meregang nyawa dalam keadaan mengerikan di tangan ibunya.

Menurut informasi yang dirangkum Apple Daily, Cao pernah dua kali menjanda.

Ia bekerja sebagai tukang pijat di klub malam untuk menafkahi dirinya dan anak perempuannya dan dirinya sendiri.

Dipercaya bahwa Cao terbiasa mengkonsumsi methamphetamine, dan polisi telah menemukan sebotol obat-obatan terlarang, serta kondom di TKP.

Polisi belum bisa mencatat sebuah pernyataan dari Cao karena dia dalam keadaan kebingungan sejak penangkapannya, kata beberapa sumber kepada Apple Daily.

Komandan distrik Mong Kok Chung Chi Ming mengatakan memberikan keterangan tentang tempat kejadian perkara pada Minggu.

"Kepala, organ dan tubuhnya telah dimutilasi. Kamar mandi mampet, yang mengakibatkan banjir dan mempengaruhi rumah susun tetangga," katanya.

Keterangan lebih lanjut menyebutkan Cao meminjam telepon genggam dari tetangganya sekitar pukul 7 malam pada Minggu.

Ia mengklaim bahwa ponselnya disadap dan dia perlu menelepon suaminya untuk mencari pertolongan.

Tetangganya menelepon polisi saat Cao tak mau mengembalikan telepon meski sudah berulangkali diingatkan.

Polisi tiba di tempat kejadian sekitar jam 9 malam hari Minggu.

Mereka harus memecah pintu saat Cao menolak membiarkan mereka memasuki flat tersebut, lapor South China Morning Post.

Pada hari Senin, ahli patologi forensik mengambil barang-barang lainnya, termasuk perhiasan bernoda darah dan deterjen.

Senin, seorang tetangga yang tinggal di seberang flat mengatakan mendengar suara pemotong. Suara itu berlangsung sekitar setengah jam, yang berasal dari flat tersebut sekitar pukul 3 sore hari Minggu.

Setelah itu, ada bau desinfektan yang kuat, kata tetangga tersebut.

Sekitar pukul 7 malam pada hari Minggu, dia melihat air mengalir keluar dari unit Cao dan menuruni tangga, tambah tetangga.

Cao dan putrinya datang ke Hong Kong lebih dari tiga tahun yang lalu setelah dia menikahi pria Hong Kong, kata Apple Daily. 

Sumber Tribun Pekanbaru 

Berita Terkait

Berita

Tak Berhenti pada Pengedar Kecil! Polsek Kateman Kembangkan Kasus hingga Ungkap Dugaan 2 Kg Sabu

Berita

Bupati Herman Turun Langsung Seleksi Calon Komisaris dan Direktur BUMD PT Kelapa Inhil Gemilang

Berita

Polda Riau Musnahkan 100,55 Kg Narkotika, 467 Ribu Jiwa Diperkirakan Terselamatkan

Berita

Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap

Berita

Kapolda Riau Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Berantas Narkoba hingga Cegah Konflik Sosial

Berita

Wakil Ketua II DPRD Inhil Asmadi SH Hadiri Tabliq Akbar Dalam Rangka Hari Santri 2026