Mengenal sosok Kim Yo-jong, adik Kim Jong-un yang kini masuk pusat kekuasaan Korut

- Rabu, 11 Oktober 2017 12:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102017/pesisirnews_Mengenal-sosok-Kim-Yo-jong--adik-Kim-Jong-un-yang-kini-masuk-pusat-kekuasaan-Korut.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Merdeka.com

Pesisirnews.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mempromosikan adik perempuannya Kim Yo-jong untuk masuk ke politbiro atau badan pembuat keputusan tertinggi di negara tersebut.

Yo-jong dipromosikan ke pusat kekuasaan Korut untuk menggantikan bibi Jong Un, Kim Kyong-hee, yang dulunya merupakan pengambil keputusan utama ketika mendiang Kim Jong-il masih memimpin Korut.

Tidak seperti kakaknya yang terkesan tertutup, Yo-jong memiliki kepribadian yang ceria. Tak jarang, wanita 28 tahun itu juga muncul di media pemerintah. Dia pertama kali muncul di media saat pemakaman ayah mereka pada Desember 2011 lalu.

Sejak itu, dia beberapa kali tertangkap kamera saat tampil bersama kakaknya di berbagai kesempatan, menonton konser, mengendarai kuda putih sampai saat menerima karangan bunga ketika diberi jabatan di pemerintahan.

Ada rumor yang berkembang bahwa dia merupakan otak di balik citra publik kakaknya. Bahkan ada juga spekulasi yang mengatakan, dia bertanggung jawab atas urusan negara pada periode tahun 2014 ketika Jong-un tidak muncul di muka publik karena alasan masalah kesehatan.

Rumor tersebut muncul ketika pada 2014, Yo-jong ditunjuk menjadi wakil direktur Propaganda Partai Buruh dan Departemen Agitasi yang menangani pesan ideologis melalui media, seni, dan budaya. Dia diklaim memoles citra Jong-un di hadapan umum, yang kontras dengan citra kakeknya, Kim Il-sung yang terkenal baik hati dan mudah dijangkau.

Jabatan itu juga yang membuat Kementerian Keuangan Amerika Serikat memasukkannya ke dalam daftar hitam bersama dengan enam pejabat Korut pada Januari lalu karena dianggap melanggar hak asasi manusia dengan kejam dan menyembunyikan perilaku tidak manusiawi dan penindasan dari rezim tersebut.

Penunjukan Yo-jong di badan pembuat keputusan utama Korut membuat orang berspekulasi bahwa Jong-un tengah memperkuat posisinya dengan cara menarik orang-orang terdekatnya. Terlebih karena Yoo-jong adalah perempuan, maka Jong-un tidak menganggapnya sebagai ancaman.

"Karena dia perempuan, Kim Jong-un sepertinya tidak melihatnya sebagai ancaman dan tantangan bagi kepemimpinannya. Seperti kata pepatah darah lebih kental dari air' jadi Kim Jong-un berpikir Yo-jong bisa dipercaya," kata peneliti Institut Strategi Keamanan Nasional, Moon Hong Sik, dikutip dari Strait Times, Selasa (10/10).

Berbeda dengan bibinya yang baru dipromosikan ke politburo setelah menjalani lebih dari tiga dekade di partai tersebut, Yo-jong diberi kekuasaan dalam kurun waktu cukup cepat.

Meski sepak terjangnya di dunia politik Korut sudah dikenal, namun Yo-jong masih menyembunyikan kehidupan pribadinya. Pada Januari 2015 lalu, dia terlihat mengenakan cincin di jari manisnya saat berkunjung ke pusat penitipan anak. Pejabat intelijen Korea Selatan kemudian mengklaim Yo-Jong telah menikah dengan seorang teman dari Universitas Kim Il-sung.

Sumber Merdeka.com 

Berita Terkait

Berita

Gudang Narkoba Dibongkar, Polisi Buru Otak Jaringan dan Kejar Aset Lewat TPPU

Berita

Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset

Berita

Bupati Herman Lepas 131 Jamaah Umrah PT Bimalyndo Hajar Aswad, Pesankan Jaga Kesehatan dan Doakan Daerah

Berita

Bupati Herman Tinjau Revitalisasi SDN 005 Pulau Burung, Pastikan Pembangunan Pendidikan Tepat Waktu dan Berkualitas

Berita

Bupati Herman Tutup MTQ Ke-16 Pulau Burung, Ajak Masyarakat Membumikan Al-Qur’an dan Dukung Percepatan Pembangunan Daerah

Berita

Polres Indragiri Hilir Pererat Sinergitas dengan Kejaksaan Negeri Inhil pada Hari Bakti Adhyaksa ke-66