DAMASKUS, PESISIRNEWS.COM - Amerika Serikat dan koalisi terus melancarkan serangan udara terhadap kelompok ISIS di Suriah. Namun tragis, serangan tersebut menewaskan sepasang suami istri dan lima anak mereka di provinsi Aleppo, Suriah utara.Kematian satu keluarga tersebut dilaporkan organisasi pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris, Senin (8/6/2015).Menurut Observatory, keluarga tersebut tewas dalam serangan koalisi AS di desa Daly Hassan, di sebelah timur laut provinsi Aleppo.Disampaikan Observatory, dengan kematian satu keluarga tersebut, berarti sudah 148 warga sipil Suriah yang tewas akibat serangan udara koalisi AS sejak 23 September 2014 lalu. Di antara mereka termasuk 48 anak-anak dan 32 wanita.Pada Mei lalu, Observatory melaporkan, setidaknya 64 warga sipil -- nyaris separuhnya anak-anak -- tewas dalam serangan udara koalisi AS di desa Birmahle, provinsi Aleppo.Oposisi Suriah, Koalisi Nasional menyerukan penyelidikan atas insiden Birmahle tersebut. Pentagon umumnya membantah serangan-serangan koalisi AS telah menewaskan warga sipil, meskipun terus muncul laporan mengenai kematian warga sipil.Namun pada 22 Mei lalu, kepala kampanye udara koalisi AS mengakui bahwa serangan di Aleppo pada November 2014 menewaskan dua bocah Suriah. Ini merupakan pengakuan serupa yang pertama kali dari Washington.Sumber: AFP/Detik.com