Perawat Ini Tega Bunuh 6 Pasien Demi Kurangi Beban Kerja

- Jumat, 10 April 2015 22:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir042015/pesisirnews_Perawat-Ini-Tega-Bunuh-6-Pasien-Demi-Kurangi-Beban-Kerja.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
PESISIRNEWS.COM - Tanpa disadari, perawat atau biasa disebut suster kerap mendapatkan jam kerja yang melebihi batas kemampuannya. Belum lagi shift malam dan jam kerja di akhir pekan yang menyita waktu. Kendati demikian, banyak perawat yang justru menunjukkan dedikasi tinggi.Namun lain halnya dengan Vera Maresova. Bulan Agustus lalu, ia ditahan pihak berwajib karena dianggap bertanggung jawab atas kematian seorang pasien wanita berusia 70 tahun. Pasien ini meninggal dunia akibat keracunan potassium pada bulan Juni sebelumnya.Saat diperiksa, polisi dibuat semakin kaget karena belakangan Vera juga mengaku telah membunuh lima pasien lainnya dalam kurun tahun 2010-2014, atau selama bekerja di sebuah rumah sakit di Rumburk, Ceko."Seluruh korbannya merupakan lansia dan butuh perawatan intensif. Tapi orang yang seharusnya merawat mereka justru membunuhnya, hanya karena ia berpikir itu akan mengurangi beban kerjanya," ungkap jubir dari kepolisian seperti dikutip dari Metro.co.uk, Jumat (10/4/2015).Polisi juga menerangkan bagaimana cara Vera menghabisi pasien-pasien tak berdosa itu. Wanita berumur 50 tahun itu ternyata menyuntikkan cairan potassium secara langsung ke dalam pembuluh darah mereka. Padahal tindakan ini bisa mengakibatkan pasien langsung meninggal dunia."Wanita ini tidak gila, dan ia tahu betul apa yang ia lakukan. Ia memanfaatkan pengetahuannya tentang obat-obatan untuk memicu gagal jantung pada pasiennya yang bisa berujung pada kematian. Oleh karena itu, ia harus segera diadili," tandas jaksa penuntut Frantisek Stibor.Pembunuhan pertama dilaporkan terjadi pada tahun 2010, dan disusul pembunuhan kedua di akhir 2011. Pada bulan April, Vera menghabisi korban ketiganya, dan tiga pasien lainnya disuntik potassium antara bulan Februari dan Juni 2014. Total korban kejahatan Vera berjumlah enam orang, lima di antaranya pasien wanita dan satu pasien laki-laki.Vera akan diganjar hukuman penjara seumur hidup karena kejahatannya tersebut. Oleh media setempat, wanita ini dijuluki sebagai 'Perawat Kematian' (Death Nurse).Sumber: detik.com

Berita Terkait

Berita

Buka Lahan dengan Membakar di Suaka Margasatwa Kerumutan, Tiga Orang Jadi Tersangka

Berita

Temui Polisi Malaysia, Kapolda Riau Paparkan Gotong Royong Tangani Karhutla

Berita

Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat

Berita

Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak

Berita

Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung

Berita

Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla