Antisipasi Topan Maysak, 24 Ribu Warga Filipina Diungsikan

- Sabtu, 04 April 2015 17:42 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir042015/pesisirnews_Antisipasi-Topan-Maysak--24-Ribu-Warga-Filipina-Diungsikan-.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
ilustrasi
MANILA, PESISIRNEWS.COM - Filipina terancam diterjang topan Maysak yang berpotensi membanjiri wilayah pantai timur laut negara tersebut. Otoritas Filipina pun mengevakuasi sekitar 24 ribu warganya sebagai antisipasi.Gelombang besar, banjir bandang dan tanah longsor tetap mengancam warga setempat, meskipun topan Maysak yang termasuk topan super ini mulai melemah hingga kecepatan 160 kilometer per jam. Topan ini diperkirakan mulai menerjang wilayah Filipina pada Minggu (5/4/2015) pagi waktu setempat."Kami berencana untuk mengevakuas orang-orang dari desa-desa di tepi pantai," tutur pejabat pertahanan sipil senior setempat, Nigel Lontoc, Sabtu (4/4/2015).Lontoc menambahkan, sekitar 24 ribu orang dari kawasan pantai Aurora, dievakuasi ke tempat aman. Lokasi tersebut diprediksi akan menjadi lokasi pertama yang diterjang topan Maysak pada Minggu (5/4/2015) pagi.Topan Maysak yang terbentuk di Samudera Pasifik ini diperkirakan akan semakin melemah ketika mendekati pulau utama Filipina, Luzon pada Minggu (5/4/2015) besok. Gelombang laut besar hingga 2 meter diprediksi akan menghantam wilayah tersebut.Pada November 2013 lalu, topan super Haiyan memicu gelombang laut besar yang memicu lebih dari 7.350 orang tewas ataupun hilang. Total sekitar 20 badai dan topan melanda wilayah Filipina setiap tahunnya, sebagian besar mematikan. Namun cuaca buruk semacam ini biasanya jarang terjadi pada bulan April, yang merupakan musim panas negara ini.Topan Maysak diprediksikan akan mulai menerjang jelang akhir libur panjang Paskah ketika banyak warga Filipina menghabiskan liburan di pantai. Terakhir kalinya, topan Maysak diprediksi bergerak mendekati pantai Aurora dengan kecepatan mencapai 22 kilometer per jam.Pekan lalu, topan yang sama menerjang wilayah Federated States of Micronesia hingga menewaskan 5 orang, memaksa ribuan orang lainnya kehilangan rumah dan menghancurkan hasil panen.Sumber: Detik.comEditor: Ndo

Berita Terkait

Berita

Buka Lahan dengan Membakar di Suaka Margasatwa Kerumutan, Tiga Orang Jadi Tersangka

Berita

Temui Polisi Malaysia, Kapolda Riau Paparkan Gotong Royong Tangani Karhutla

Berita

Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat

Berita

Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak

Berita

Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung

Berita

Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla