Pedagang Masih Mendirikan Kios di Pinggir Jalan, Pemkab Kuansing Masih Persuasif

- Jumat, 28 April 2017 08:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir042017/pesisirnews_Pedagang-Masih-Mendirikan-Kios-di-Pinggir-Jalan--Pemkab-Kuansing-Masih-Persuasif.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Teddy Niswansyah
Kondisi badan jalan yang sempit karena pedagang menggelar dagangan di bahu jalan.
TELUK KUANTAN - Polemik relokasi pedagang Pasar Lumpur ke Pasar Rakyat Teluk Kuantan tampaknya masih berlanjut. Pada Kamis, 27 April 2017 para pedagang masih mendirikan kios dipinggir jalan umum di luar area Pasar Rakyat. Akibatnya pengendara harus mengalah dan menghindar dari keramaian pedagang yang menguasai jalan tersebut.Menurut penuturan pedagang yang mendirikan kios di pinggir jalan, tempat berjualan di dalam areal Pasar Rakyat Teluk Kuantan sudah penuh sehingga mereka terpaksa mendirikan kios di jalan umum. "Lah panuah di dalam, orang yang galeh di dalam lah kaluar pulo. (Sudah penuh di dalam, orang yang jualan di dalam keluar pula)," tuturnya menyebutkan pedagang di dalam areal Pasar Rakyat juga ikut-ikutan mendirikan kios di jalan.Ditanyai tentang kapan akan masuk ke dalam areal pasar rakyat, sejumlah pedagang mengakui masih bingung. "Entah bisuak mungkin, ko lah disuruah ka dalam ma. (Entah mungkin besok, sekarang sudah disuruh masuk ke dalam)," sebut pedagang.Tidak hanya pedagang yang belum mendapat kepastian, seorang konsumen menuturkan pusing adanya pindah-pindah ini, dia meski pindah belanja lagi."Poniang awak, bisuaklah pindah lo, payah awak ndek e. (Pening saya, besok pindah lagi, susah saya karenanya)," ujarnya.Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupate Kuansing H Tarmis SPd MH telah menegaskan, bahwa pihaknya tetap akan memindahkan seluruh pedagang Pasar Lumpur ke Pasar Rakyat Teluk Kuantan sebagai upaya menjadikan Pasar Rakyat sebagai pusat perdagangan tradisional dan keramaian di kota Teluk Kuantan.Bagi para pedagang yang enggan pindah akan diberi peringatan pertama, kedua dan ketiga oleh Satpol PP Kuansing. "Bagi yang belum pindah akan kami keluarkan SP-1 dari Satpol PP," ujarnya.Menurut data yang dihimpun datariau.com, jumlah pedagang seluruhnya sebanyak 451 orang, namun yang sudah menempati kios dan pelataran Pasar Rakyat baru 279 pedagang. Jadi masih tersisa 172 pedagang yang belum pindah."Alasan mereka tidak mau pindah, karena lokasi kata mereka tidak ada," pungkasnya.Tarmis mengakui pemindahan pedagang adalah untuk kepentingan pedagang itu sendiri sehingga bisa berdagang dengan nyaman. Selain itu, Kota Teluk Kuantan juga terlihat tertib dan indah.Dari pantauan datariau.com, tampak Kabid Perdagangan Nurasmi SSos dengan sejumlah staf dan petugas Satpol PP mengingatkan pedagang dari kios ke kios agar memindahkan dagangannya ke dalam areal Pasar Rakyat. (ted)


Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Bupati Herman Pastikan 87 Pedagang Pasar Sungai Gantang Dapat Tempat Layak, Pembangunan Dimulai 2027

Lingkungan

Mendag Zulkifli Hasan Minta Pedagang Tak Berlebihan Naikkan Harga Pangan di Bulan Suci

Lingkungan

Niat Memalak Pedagang, Seorang Preman di Bandung Justru Babak Belur Dipukuli Warga

Lingkungan

Aktivitas Pedagang Kembali Berjalan di RTH Putri Kacamayang, Satpol PP Awasi Pengunjung

Lingkungan

Kasus Pedagang Pukul Preman dan Jadi Tersangka Berbuntut Kanit Reskrim Dicopot

Lingkungan

Satlantas Polres Rohil Beri Bantuan PPKM Kepada PKL di Saat Patroli