PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Tower crane mega proyek yang berada di perempatan SKA (Nangka-Soekarno Hatta), dikeluhkan pengendara, karena kondisinya berada di atas kepala pengendara persis di simpang trafick light (lampu merah)."Sangat mengerikan, saya kalau berhenti pilih paling kanan, karena takut kalau crane itu tiba-tiba jatuh, mati kita," kata Rio, salah seorang pengendara yang berhenti di trafick light Simpang SKA dari Nangka ke SM Amin, kepada datariau.com, Jumat (31/3/2017).Memang, dipandang secara kasat mata saja tampak tower crane itu persis berada di atas badan jalan sebelah kiri dari arah Nangka ke Jalan Lingkar SM Amin. "Ini nyawa taruhannya jika pulang ke rumah, terutama saat berhenti di lampu merah ini," jelas Rio lagi.Akses jalan ini merupakan kawasan padat kendaraan. Pengendara setiap berhenti tampak memperhatikan tower crane itu dengan penuh rasa cemas."Jangan sampai jatuh korban dulu baru pemerintah sibuk. Bagaimanapun safety-nya, jika sudah musibah tentu akan terjadi juga (jatuh), maka sebelum terjadi, harus diantisipasi," pungkas Wawan, warga lainnya. (irw)