Waspadai, Berikut 3 Jalan Raya yang Terkenal Paling Rawan Kecelakaan di Riau

- Rabu, 20 April 2016 06:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir042016/pesisirnews_Waspadai--Berikut-3-Jalan-Raya-yang-Terkenal-Paling-Rawan-Kecelakaan-di-Riau.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Foto: Ilustrasi.
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Kecelakaan di Riau banyak disebabkan oleh faktor kelalaian pengemudi serta buruknya kondisi jalan itu sendiri, baik dari segi rambu-rambu, berlubang hingga minimnya penerangan.Untuk itu, tim kajian lokasi rawan kecelakaan dari Korlantas Mabes Polri dan Universitas Indonesia turun ke Riau melakukan survei lokasi-lokasi yang rawan terjadinya kecelakaan hingga berpotensi merenggut korban jiwa.Menurut catatan kepolisian, ada tiga ruas jalan yang terkenal paling sering jadi langganan kecelakaan di Riau, yakni KM 32 Minas, KM 54 Kandis serta ruas jalan di Sei Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.Kepala Sub-Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, AKBP Donald Ginting mengatakan, salah satu permasalahan kecelakaan di sana disebabkan jalan yang belum memadai. Buktinya lebar jalan hanya berkisar enam meter saja, padahal harusnya minimal sembilan meter.Faktor lainnya, sambung dia, disebabkan tidak sesuainya ketinggian bahu jalan. "Ketinggian bahu jalan lebih dari 15 sentimeter, harusnya sejajar atau maksimal hanya 1 sentimeter," sebutnya, Rabu (20/4/2016).Tidak hanya buruknya kondisi jalan, di sana juga sangat minim rambu-rambu peringatan. Selain itu juga tidak ada penerangan, sehingga kalau malam jarak pandang pengendara jadi terbatas. Tentu ini dapat memicu kecelakaan.Karena ketiga jalan tersebut berstatus jalan nasional, maka itu jadi tanggung jawab pemerintah pusat dalam perbaikan dan pemaksimalannya, supaya dapat menekan angka kecelakaan di sana."Sebab itu tim Korlantas dan UI datang melakukan survei kemarin (Selasa 19 April 2016, red) untuk mempelajari faktor penyebab terjadinya kecelakaan dan kelayakan jalan," tutupnya. Ikuti Terus Perkembangan Berita Ini. Silahkan Klik DISINI / DISINISumber: goriau.com


Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Bolehkah Shalat Jumat di Jalan Saat Demo Sedangkan Masjid Masih Muat?