PESISIRNEWS.COM, RUPAT - Keberadaan kanal blocking dianggap sebagai jurus jitu menanggulangi angka karlahut,Kepolisian bersama masyarakat pun giat mengalakkan pembuatan kanal di tingkat Desa/Kelurahan Seperti dilakukan polsek Rupat, Ahad kemarin dimana Kapolsek Rupat AKP Jasri Tabing bersama Ketua. RT 1 RW 2 Kelurahan Batupanjang Jamil dan personel Polsek Rupat serta warga Kelurahan Batupanjang, Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis turun langsung membuat kanal blocking di Parit RT 1 RW 2.Saat ditemuai wartawan Kapolsek Rupat Selasa (12/4/16) mengatakan, saat ini mulai tingginya kesadaran dari masyarakat di wilayah Kecamatan Rupat, khususnya RT 1 RW 2 untuk mencegah agar kejadian Karlahut tahun 2015 tidak terulang kembali. Karena banyak sekali kerugian yang ditimbulkan, bukan hanya kerugian materil, tapi juga bahaya asap yang ditimbulkan dapat menggangu kesehatan."Untuk itu warga dan aparat kepoliain dan secara sukarela bersama-sama bergotong royong untuk membuat kanal bloking ," kata Kapolsek, , tujuannya bukan membuat sibuk warga tapi memang harus sibuk untuk mengatasi masalah karhutla ini, agar kedepannya tidak berurusan dengan hukum."Kegiatan ini merupakan upaya awal dalam rangka mencegah serta mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang hampir setiap tahun terjadi disaat musim kemarau tiba,"jelasnya.Lebih lanjut Kapolsek mengungkapkan, walau pun saat ini kondisi hujan, namun tidak menghambat niatnya untuk membuat kanal."Walau pun kondisi cuaca saat ini dalam musim penghujan, hendaknya kita jangan lalai agar kejadian karhutla yang berdampak pada timbulnya bencana asap yang luas dan sangat mengganggu kesehatan maupun perekonomian masyarakat dapat dicegah," sebutnya."
(bud)Cari berita terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINI