PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Terkait pemadaman listrik yang dilakukan PLN Area Pekanbaru saat Maghrib tadi, Rabu (2/3/2016), disebut karena adanya managemen beban dan harus padam listrik di beberapa daerah termasuk Desa Tarai dan sekitarnya."Periode 17:00-19:00 padam SBT= 207 MW, Riau= 70 MW, Realisasi= 17.6 MW, pukul 18:09 p.sibuak GIBK beban 210A, pukul 18:12 p.dockyard GIDM beban 120A,pukul 18:14 p.suka karya GIGS beban 270A. Itu masuk f.sukakarya. Ada managemen beban durasi maks 2 jam. Jika berlanjut defisitnya akan di-rolling ke feeder lain. Mohon maaf atas ketidaknyamannnya," tulis Ahmad Rizal pihak PLN Area Pekanbaru melalui pesan elektroniknya, Rabu malam.Sebelumnya, warga mengaku kesal karena listrik rawan padam saat Maghrib. Beberapa kali listrik padam menjelang adzan Maghrib berkumandang, termasuk hari ini Rabu (2/3/2016), listrik kembali padam saat Maghrib. Daerah yang padam seperti di Rayon Panam seputaran Jalan Kubang Raya, Desa Tarai.Menurut Manas, warga Desa Tarai, dirinya mempertanyakan PLN Area Pekanbaru yang kini memiliki pimpinan baru, mengapa saat ini lebih sering padam saat sore hari saat umat Islam akan melaksanakan shalat Maghrib dan ibadah lainnya seperti mengaji."Kok jadi aneh sejak ada pimpinan baru ini, kita berencana mau tanyakan langsung karena sudah beberapa kali listrik padam saat Maghrib seperti ini," kata Manas, saat berbincang dengan wartawan, Rabu sore.(mat)