PESISIRNEWS.COM, BAGAN SINEMBAH - Sejumlah Warga Bagan Batu, kecamatan Bagan Sinembah, Rohil menilai Camat Bagan Sinembah tutup mata dalam penertiban Pajak (Pasar) Lama Bagan Batu Kota.Yang mana, pasar tersebut setiap harinya terus semberautan dan tidak teratur. Sehingga dapat menggangu kelancaran arus lalulintas Riau-Sumut. Tampak para Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di badan jalan dan kemacetan parah itu terjadi pada pagi, siang dan sore hari."Kami berharap kepada Pemerintah Kecamatan Bagansinembah dapat turun melakukan penertiban PKL tersebut. Dan melakukan pendataan ulang Pajak Lama agar tidak semrawutan seperti saat ini," pinta salah seorang warga Bagan Batu, Esi kepada Wartawan, Ahad (14/2/2016).Dia menjelaskan, bahwa parahnya terjadi kemacetan saat ini karena tidak ada kepedulian Pemerintah Kecamatan untuk melakukan penertiban."Sebelumnya kita lihat camat yang pernah menjabat di sini masih mau melakukan penertiban pedagang kaki lima Pajak Lama. Dan kami heran kenapa camat yang saat ini tidak pernah turun melakukan penertiban. Ada apa sebenarnya?" tanya warga.Hal senada juga diungkapkan oleh sumber lainya. Dirinya menilai Camat saat ini banyak duduk di kantor saja dan tidak mau turun ke lapangan. "Kalau memang sering turun ke lapangan tentu dia melihat Pajak Lama semberautan itu dan dilakukan upaya penertiban kembali seperti camat yang lama," ungkap sumber ini kesal.Menurutnya, untuk apa gunanya ada Satpol PP ditugaskan di sana. Dan ternyata Pajak masih saja semberautan seperti saat ini tidak ada penertiban."Kami atas warga Bagan Batu merasa malu. Sebab pajak semberautan itu di jalan lintas Riau-Sumut. Barang tentu banyak orang luar daerah banyak melihat Pajak semberautan ini. Bahwa Bagan Batu Kota tidak tertata dengan rapi dan indah," pungkasnya.Sementara itu, pihak kecamatan masih belum bisa dikonfirmasi terkait persoalan ini. (sam)