DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Belum semua Puskesmas di Kota Dumai yang bisa melayani Unit Gawat Darurat (UGD) dan sejauh ini baru tiga Puskesmas yang berada di Kecamatan pinggiran yang bisa melayani UGD tersebut, karena ini direncanakan secara bertahap.“ Di Dumai, baru ada tiga puskesmas yang sudah melayani UGD tersebut dan hanya khusus di kecamatan pinggiran, yakni, di Kecamatan Medang Kampai, Bukit Kapur dan Sungai Sembilan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai H Paisal kepada wartawan pesisirnews.com.Ia menargetkan 2016 mendatang semua Puskesmas di Dumai sudah membuka pelayanan UGD agar masyarakat mudah menjangkau dan tidak harus selalu melarikan pasien ke rumah sakit.Paisal yang pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Dumai ini menjelaskan, pembentukan pelayanan unit gawat darurat di semua puskesmas bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan medis bagi masyarakat membutuhkan. Kemudian untuk mengurangi tingkat kunjungan pasien ke rumah sakit umum daerah (RSUD) yang selalu membludak sehingga dikuatirkan tidak mencukupi ruang rawat inap.“ Pelayanan UGD di rumah sakit kerap penuh dan membludak, karena itu kita bentuk di semua puskesmas supaya masyarakat yang sakit cepat mendapat pertolongan medis,” sebutnya.Menurutnya, pelayanan puskesmas sejauh ini masih sebatas penanganan penyakit ringan, sedangkan bagi pasien mengalami sakit berat langsung dirujuk ke rumah sakit.Di setiap puskesmas, lanjutnya, Dinkes menempatkan minimal tiga dokter umum dan dibantu sejumlah tenaga medis perawat yang akan melayani kesehatan masyarakat.Tiga Puskesmas yang sudah melayani UGD sejauh ini juga sudah tersedia ruang rawat inap bagi pasien yang berpenyakit ringan dan peralatan medis sesuai kebutuhan.
(dcp)Cari berita pendidikan lainnya, Silahkan Klik DISINI / DISINI