BAGANBATU, PESISIRNEWS.COM - Pembangunan Turap saluran air dari lancang kuning ke perumahan lancang kuning, Kelurahan Bagan Batu Kota, kecamatan Bagan Sinembah, Rohil dari Dinas Mina Marga dan Perairan terkesan asal-asalan.Bagaimana tidak, baru sekitar seminggu diBangun turap tersebut sudah roboh akibat hantaman air hujan beberapa minggu lalu. Dari plang proyek Pembangunan turap tersebut dianggarkan Rp. 1565.589.900 dan masa kerja 74 hari dikerjakan oleh CV Idham Kontraktor.Warga setempat merasa tidak puas dengan pembangunan turap yang terkesan asal jadi itu. Sebab, mereka melihat dengan mata sendiri pondasi tiang turap tidak dalam dan coran juga tipis." Sepertinya bangunan dari Pemkab Rohil untuk turap pengairan di Lancang Kuning asal-asalan saja. Masak baru seminggu dibangun udah roboh. Bangunan apa itu, " ujar sumber yang namanya enggan disebutkan namanya.Menurut Sumber kalau pembangunan ini tidak diawasi benar, besar kemungkinan yang sudah di bangun tidak berlangsung lama."Apa lagi yang kita ketahui kalau udah musim hujan. Air yang turun dari atas tak tanggung-tanggung besarnya. Bahkan sering banjiri rumah warga di lancang kuning," ujarnya.Sumber lainnya juga mengatakan, "kalau bangunan turap ini tidak tinggi dengan permukaan air besar kemungkinan turap dah siap tak bertahan lama.""Kami mohon agar pihak dinas meninjau ulang pembangunan turap tersebut. Apa gunanya dibangun dengan angaran besar melalui APBD Rohil tapi tak tahan lama," pungkasnya.
(sam)Cari berita lainnya, Silahkan Klik DISINI / DISINI