PEKANBARU, PESISIRNEWS.COM - Dampak keberadaan imigran ilegal di Kota Pekanbaru cukup meresahkan masyarakat, pasalnya tak hanya diduga sebagai penyebar ajaran Syiah, ratusan imigran ini juga dituding berprofesi sebagai Gigolo (Pelacur Lelaki). Menanggapi hal tersebut, Pria Wibawa, Kepala kantor Imigrasi Kelas I Pekanbaru angkat bicara.Dia meminta masyarakat ikut mengawasi keberadaan imigran tersebut, bahkan jika para imigran ini memang terbukti sebagai Gigolo dan penyebar ajaran Syiah, dia dengan tegas meminta masyarakat melapor langsung ke pihak kepolisian agar segera ditindaklanjuti."Jika terbukti mereka melakukan perbuatan menyimpang seperti Gigolo dan penyebar ajaran Syiah, silahkan laporkan ke pihak berwajib," terang Pri Wibawa.Menurut Pria lagi, pihaknya juga sudah bekerjasama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) untuk menangantisipasi dampak yang saat ini sedang beredar di masyarakat Pekanbaru. "Kita terikat dengan instansi terkait, kita harus merangkul semua pihak. Polisi juga bisa menggunakan ranah hukumnya untuk mempidanakan para imigran yang meresahkan warga," katanya.Sebelumnya, Ketua MUI Kota Pekanbaru Ilyas Husti mengatakan, memang hal tersebut menjadi isu terkini bagi masyarakat Pekanbaru. Untuk membahas hal tersebut, MUI sendiri juga sudah berkordinasi dengan Polresta, LAM, Kemenag Pekanbaru, instansi terkait dan lembaga dakwah lainnya telah membahas hal tersebut."Isu gigolo tersebut memang sangat meresahkan masyarakat, maka dari itu, kita tunggu gebrakan pemerintah untuk mengantisipasi hal tersebut," ungkap Ilyas Husti. (*)Sumber: Halloriau