KULONPROGO, PESISIRNEWS.COM - Seluas delapan hektare tanaman padi di Bulak Kanoman, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulonprogo, terserang jamur. Akibatkan produktivitas hasil panen menurun.Petugas Pengendalian Hama Penyakit Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertan) Kulonprogo, Sapto, mengatakan, serangan jamur tersebut sangat parah, dan sudah mulai menyerang puluhan hektare lainnya."Serangan jamur tanaman padi sudah melebihi ambang batas toleransi pengendalian hama yakni 18 dari 16. Jamur ini berdampak pada menurunnya produktivitas tanaman padi," kata Sapto, Jumat (30/10/2015)Selain di Kanoman, kata Sapto, tanaman padi di Bulak Sumber Makmur Krembangan juga mulai terserang jamur. Sehingga, dua hari ini, pihaknya melakukan penyemprotan fungisida untuk mengantisipasi meluasnya serangan jamur daun."Kami bersama petani, petugas POPT, TNI, melokalisir kondisi serangan jamur yang ada. Untuk itu, perlu ada gerakan dangan pengawalan pemberantasan jamur daun supaya tidak meluas," katanya.Kepala Dispertan Kulon Progo Bambang Tri Budi mengatakan lahan pertanian di daerahnya banyak ditanami hortikultura seperti semangka, melon, dan cabai. Komoditas ini menggunakan pupuk dan pestisida sangat tinggi.Menurut dia, kegiatan pemupukan dan penggunaan pestisida, pasti terakumulasi, sehingga ketika berganti dengan komoditas lain, seperti padi maka tanaman padi mudah terserang hama mulai dari wereng dan jamur.Akumulasi sisa-sisa pupuk seperti nitrogen mempercepat pertumbuhan tanaman padi, tapi batang dan daunnya rapuh, sehingga rentan terhadap hama."Hama mendapat makanan yang banyak, sehingga penyebaran hama sangat cepat. Kami berharap, masyarakat mengawal tanaman padi secara intensif supaya hama tidak meluas," katanya.
(rio)Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINISumber: Bisnis.com