MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Sejak sepekan, Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) yang melanda Desa Tanjungpisang, Kecamatan Tasik Putri Puyu Kepulauan Meranti, Minggu (25/10) siang akhirnya berhasil dipadamkan. Setelah BNPB Provinsi Riau menurunkan Helikopter Bom Water.Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala Desa (Kades) Tanjungpisang, Seliyanto, Minggu (25/10) malam. Dikatakannya, proses pemadaman yang dimulai pukul 12.00 WIB, dan berakhir sekitar pukul 16.30 WIB, dengan metode water bombing lewat helikopter dilakukan sebanyak 31 kali menggunakan air laut yang tidak jauh dari lokasi kebakaran."Untuk saat ini apinya sudah padam. Mudah-mudahan tidak terbakar lagi. Kami berterima kasih kepada pemerintah provinsi membantu memadamkan kebakaran di Tanjungpisang," ungkapnya.Sementara itu, Camat Tasik Putripuyu, Fakhrurrozi S Sos, yang juga berada dilokasi kebakaran (Tanjungpisang, red) menjelaskan bahwa proses water bombing dilakukan sebanyak 2 trip."Alhamdulillah, setelah di water bombing, kebakaran di Tanjungpisang sudah berhasil dipadamkan. Kita merasa terbantu dan sangat berterimakasih kepada pemerintah provinsi dan kabupaten, serta BNPB, karena sekarang kami tidak susah lagi untuk memadamkan api. Mudah-mudahan kabut asap semakin berkurang," ucap pria yang akrab disapa Oji itu.Untuk diketahui, Karlahut yang melanda Desa Tanjungpisang telah menghanguskan sekitar 50 hektar kebun sagu serta karet milik warga setempat.Disis lain, mengetahui adanya pemadaman api dengan menggunakan bom water, warga setempat penuh sesak di pelabuhan Tanjungpisang untuk menyaksikan proses pengangkatan air oleh helikopter dari pelabuhan Tanjungpisang menuju lokasi kebakaran.
(Adi)Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINI