Bupati Imbau Pengendara Hidupkan Lampu Antisipasi Asap

- Kamis, 22 Oktober 2015 12:44 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102015/pesisirnews_Bupati-Imbau-Pengendara-Hidupkan-Lampu-Antisipasi-Asap.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Datariau
Bupati mengingatkan warganya yang menggunakan kendaraan bermotor untuk selalu menghidupkan lampu kendaraannya.
BENGKALIS, PESISIRNEWS.COM - Terkait semakin menebalnya kabut asap di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau saat ini, Penjabat Bupati mengingatkan warganya yang menggunakan kendaraan bermotor untuk selalu menghidupkan lampu kendaraannya." Selain memang sudah menjadi ketentuan undang-undang lalu lintas yang harus dipatuhi, hal ini juga untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan, karena jarak pandang yang terbatas akibat kian pekatnya kabut asap," kata Penjabat Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie, dalam keterangannya di Bengkalis, Kamis (22/10/2015).Ia mengatakan, selain pengendara di darat, pengendara di jalur laut juga diingatkan agar menggunakan suar tanda lampu darurat untuk mencegah terjadinya kecelakaan."Warga juga diingatkan agar membatasi aktivitas di luar rumah atau sebisa mungkin tidak banyak melakukan aktivitas di luar rumah. Bila memang tidak bisa dihindari, agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," katanya.Terlebih lagi bagi mereka yang rentan terhadap kabut asap, Seperti mereka yang berusia lanjut, Balita dan anak-anak. Begitu pula mereka yang mempunyai penyakit kronis seperti asma dan paru-paru serta kondisi daya tahan tubuh yang rendah agar tidak beraktivitas di luar rumah.Terkait semakin menebalnya kabut asap dalam beberapa hari terakhir ini, Ahmad Syah mengatakan, sudah meminta Dinas Pendidikan (Disdik) untuk mengambil  kebijakan terbaik, seperti meliburkan sekolah atau mengurangi jam belajar mengajar." Meskipun belum ada instruksi dari Disdik, kepada masing-masing sekolah, dipersilahkan mengambil kebijakan sendiri untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar, jika memang dirasa kondisi asap sudah pada tahap membahayakan peserta didik," ujarnya.Berdasarkan pantauan di lapangan kondisi kabut asap di Bengkalis saat ini semakin menebal, dan diperkirakan berjarak pandang kurang dari 100 meter.Bukan hanya di Kecamatan Bengkalis kondisi asap menebal, di Kecamatan Bantan, Rupat Utara dan lainnya juga semakin menebal.Warga kecamatan Rupat Utara, Ibrahim mengatakan, di Rupat Utara saat ini kabut asap semakin menebal terlebh lagi pada saat pagi hari." Di sini dalam dua hari belakangan kabut asap semakin menebal jarak pandang pun kurang dari 100 meter lah," katanya saat dikonfirmasi lewat telepon. (rio)Sumber: Antarariau


Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Tol Terpeka Menjadi Koridor Strategis JTTS Penghubung Lampung-Sumsel

Lingkungan

Banyak Lampu PJU Tak Berfungsi di Tembilahan, Pj Bupati Erisman Yahya Berikan Penjelasan

Lingkungan

Pj Bupati Inhil Tinjau Kebersihan dan Lampu Penerangan Kota Tembilahan

Lingkungan

Sistem Kelistrikan Sumatera Terganggu Picu Pemadaman Serentak, Bukti Kegagalan Subholding PLN

Lingkungan

Wartawan di Lampung Dibacok Rekan Sendiri, Diduga karena Dendam Masalah Proyek

Lingkungan

Gempar! Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Dalam ‘Septic Tank’