MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Penjabat (Pj) Bupati Meranti, H Edy Kusdarwanto, mengajak masyarakat untuk saling membantu dalam memadamkan api, mengingat kebakaran lahan yang terjadi di Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putri Puyu Kepulauan Meranti, semakin meluas.Hal ini disampaikan Edy, disela peninjauannya di Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Selasa (13/10) siang.Dalam peninjauan tersebut, berbagai upaya telah dilakukan oleh masyarakat, mulai dari pembuatan parit air sebagai penyekat secara manual, dan menggali sumur dengan kedalaman 3 meter. Namun, kebakaran tersebut diperparah oleh angin yang bolak-balik, sehingga turut mempercepat meluasnya api.Kondisi dilapangan itu, langsung diinventarisir untuk menyusun rencana aksi cepat berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau."Data ini akan saya laporkan kepada Gubernur, untuk segera melaksanakan aksi cepat pemadaman api," pungkasnya.Ia berharap, dengan data kongkrit yang didapat dilapangan serta didukung peralatan memadai akan mempercepat pemadaman api di Desa Bandul, "Saya akan meminta kepada Gubernur bantuan alat dan lainnya untuk melakukan pemadaman secara sporadis," paparnya, termasuk menurunkan Helicopter untuk melakukan Bom Air.Terbukti setelah Edy Kusdarwanto, berkoordinasi dengan Kepala BPBD Riau, Edward Sanger. Pihak BPBD Riau langsung menurunkan Helycopter untuk melakukan Bom Air dititik-titik kebakaran. Hasilnya beberapa titik darurat kebakaran berhasil dipadamkan.Tidak hanya itu, ia juga mengajak seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Meranti, turut memberi bantuan baik personil maupun peralatan pemadam api."Perusahaan hendaknya memberikan manfaat besar kepada masyarakat," ucapnya.Sekedar informasi, saat ini aparat TNI bersama masyarakat terus berjaga siang dan malam diarea tersebut, untuk mengantisipasi api merembet kelahan lainnya. Dari data dilapangan, sejak terbakarnya lahan 3 bulan lalu sudah menghanguskan kurang lebih 300 Ha lahan Sagu dan Karet masyarakat dan telah menembus 3 jalan desa.(Adi)