Asap Gagal Diatasi, Warga Jambi Frustrasi

- Jumat, 25 September 2015 07:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir092015/pesisirnews_Asap-Gagal-Diatasi--Warga-Jambi-Frustrasi.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
ilustrasi
JAMBI, PESISIRNEWS.COM - Sebagian besar warga Kota Jambi mengaku frustrasi menyusul gagalnya upaya pemerintah menanggulangi bencana asap. Rasa frustrasi tersebut muncul, karena sudah tiga bulan warga kota itu terpapar asap. Bencana asap yang masih terjadi hingga Jumat (25/9/2015) di kota itu menyebabkan semakin banyak warga yang terkena penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).Proses belajar siswa di sekolah terganggu dan kegiatan usaha ekonomi warga pun terhenti. Sementara, pemerintah sama sekali tidak bisa memberikan kepastian mengenai keberhasilan penanggulangan asap, kebakaran hutan, dan lahan.Albert (53), seorang sopir taksi di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin (STS) Kota Jambi, mengatakan sangat frustrasi akibat bencana asap yang melanda kota itu selama tiga bulan terakhir. Asap tebal yang melumpuhkan penerbangan di Jambi membuat usahanya lumpuh total. Dia bersama puluhan sopir taksi di bandara setempat sudah dua bulan tidak bekerja, karena tidak ada pesawat yang beroperasi. Padahal kebutuhan belanja keluarga meningkat, akibat naiknya harga kebutuhan pokok selama kemarau.Selain itu, biaya sekolah anak-anak yang sekolah di sekolah swasta juga sangat mendesak. Asap tebal yang melanda Jambi hingga Jumat (25/9) juga membuat anggota keluarga Albert terkena ISPA, batuk dan demam."Yang lebih memprihatinkan, sekolah anak-anak sangat terganggu. Sudah hampir satu bulan penuh anak-anak tidak sekolah. Padahal beberapa pekan mendatang anak-anak sudah mau ujian. Kami bingung juga, karena tidak ada kepastian yang bisa diberikan pemerintah kapan bencana asap ini bisa ditanggulangi," katanya, Jumat (25/9/2015).Berdasarkan pantauan di lapangan pagi ini, asap kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti kota itu masih sangat tebal, sama seperti kondisi Kamis (24/9). Asap tebal membatasi jarak pandang, sehingga hanya di bawah 500 meter (m) saja. Selain itu, asap juga menyebabkan seluruh sekolah di Kota Jambi kembali diliburkan.Menurut Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, Abubakar, wali kota Jambi menginstruksikan seluruh sekolah di Kota Jambi libur kembali mulai Jumat (25/9/2015), karena asap tebal menyebabkan indeks standar pencemaran udara (ISPU) di kota itu mencapai 300 partikel per mikron (ppm). ***(rik)Sumber: Berita Satu


Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Pekanbaru dan Sekitarnya Diselimuti Embun Tebal, Penerbangan di Bandara Terganggu

Lingkungan

Gara-gara Asap dari Ban Bekas yang Terbakar, 9000 Warga Dievakuasi

Lingkungan

Bencana Asap bikin Prestasi Siswa di Kota Pekanbaru Turun

Lingkungan

Penanganan Bencana Kabut Asap, Jajaran Polres Rohil Bangun Embung dan Kanal

Lingkungan

Ditunda Akibat Kabut Asap, Tour de Siak 2015 Kembali Digelar 23 November Ini

Lingkungan

Ahmad Syafii Maarif: Bencana Asap Itu Disengaja