PESISIRNEWS.COM, DUMAI - Jumlah warga yang menderitainfeksi saluran pernafasan mulai meningkat di sejumlah pusat pelayanan medis diKota Dumai. Dimana, dalam beberapa hari terkahir sejak kualitasudara di Kota Dumai di Selimuti Kabut Asap, jumlah penderita ISPA sudahmencapai 346 orang.
" Kualitas udara dalam beberapa hari terakhir sangatburuk dan masuk dalam kategori berbahaya bagi kesehatan, sehingga jumlahpenderita sakit, khususnya ISPA juga meningkat," ujar Kepala Dinas KesehatanKota Dumai H Paisal SKM Mars.
Dikatakannya, setiap hari petugas melayani seratusanmasyarakat yang mengeluhkan sakit pada saluran pernafasan, tenggorokan, iritasimata dan kulit.
Dalam upaya penanganan kasus penyakit dampak asap ini,Dinkes telah intruksikan petugas medis untuk memberikan pelayanan kesehatansecara maksimal dan mensosialisasikan cara pencegahan.
Salah satu pencegahan yang dilakukan oleh pihak Dinkesyakni dengan membagikan masker ke masyarakat yang berada di luar ruangan agartidak terhirup langsung dengan udara yang dipenuhi asap tersebut.
" Disarankan juga agar masyarakat mengurangi aktivitasdi luar ruangan, kemudian perbanyak minum air putih, konsumsi makanan sehat danbergizi supaya stamina kuat dan tidak terserang sakit," terangnya.
Terakhir mantan Kabag Kesra Setdako Dumai itumengatakan, setelah berkoordinasi dengan kantor lingkungan hidup dan menyatakankualitas udara semakin memburuk, pihaknya telah menyampaikan rekomendasi untuklibur sekolah bagi pelajar.
" Karena kabut asap sudah masuk dalam kategoriberbahaya bagi kesehatan, maka kita telah menyarankan kepada Dinas Pendidikan untukmeliburkan peserta didik dari aktivitas sekolah, terutamanya yang banyak diluar ruangan," tutupnya. (CP)