Studi: Kurang Tidur di Usia 50 Tahun ke Atas Dapat Mempersingkat Rentang Hidup Anda

- Senin, 31 Oktober 2022 11:47 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir102022/_9668_Studi--Kurang-Tidur--di-Usia-50-Tahun-ke-Atas-Dapat-Mempersingkat-Rentang-Hidup-Anda.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi: (GETTY)

(Pesisirnews.com) - Menurut Center for Disease Control, orang dewasa berusia 18-60 tahun membutuhkan setidaknya tujuh jam tidur setiap malam. Seiring bertambahnya usia, jumlah itu meningkat menjadi delapan atau sembilan jam.

Namun, bagi mereka yang berusia 50 tahun ke atas, jika Anda tidak mendapatkan tidur malam yang penuh, Anda mungkin perlu memperhatikan hasil penelitian baru di Inggris yang menemukan bahwa kurang tidur seiring bertambahnya usia dapat mempersingkat rentang hidup Anda.

Peneliti Eropa dari University College London dan Université Paris Cité baru-baru ini menerbitkan studi tersebut dalam Journal of The Public Library of Science - Medicine yang memantau 8.000 pekerja pegawai negeri Inggris pada usia 50, 60 dan 70 tahun selama 25 tahun.

Para peneliti menemukan bahwa durasi tidur yang pendek dikaitkan dengan timbulnya penyakit kronis dan multimorbiditas. Durasi tidur pendek yang dijelaskan dalam penelitian ini setara dengan lima jam atau kurang tidur per malam.

Para peserta yang tidak mendapatkan istirahat malam penuh ditemukan berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, depresi, kanker atau diabetes.

Peserta yang tidur lima jam semalam dibandingkan dengan mereka yang berusia sama yang tidur tujuh jam semalam ditemukan 30 persen lebih mungkin untuk mengembangkan satu atau lebih dari penyakit kronis ini.

Peserta yang berusia lebih dari 50 tahun menemukan risiko penyakit kronis meningkat seiring bertambahnya usia.

[br]

Adapun bagi mereka yang berusia 60-an yang tidur kurang dari lima jam, risiko mengembangkan penyakit penyerta adalah 32 persen. Bagi mereka yang berusia 70-an, persentasenya naik ke risiko 40 persen.

“Untuk memastikan tidur malam yang lebih baik, penting untuk mempromosikan kebersihan tidur yang baik, seperti memastikan kamar tidur tenang, gelap dan suhu yang nyaman sebelum tidur,” kata penulis utama studi dan ahli epidemiologi Dr. Severine Sabia dikutip newbeauty.com, Senin.

Dia juga menyarankan untuk melepas perangkat elektronik dan menghindari makan besar sebelum tidur. Aktivitas fisik dan paparan cahaya di siang hari juga dapat meningkatkan kualitas tidur, dan usahakan tidur Anda berlangsung setidaknya tujuh jam. (PNC)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Life Style

Penemuan Kerangka Manusia di Desa Sungai Asam, Polsek Reteh Lakukan Evakuasi

Life Style

Tak Ada Lagi Larangan Selingkuh hingga Kawin Siri di PKPU

Life Style

Berapa Banyak Jumlah Manusia yang Pekerjaanya Dapat Digantikan oleh AI?

Life Style

Ukraina Pesan 100 Kendaraan Lapis Baja Rosomak dari Polandia

Life Style

Meski Berusia 97 Tahun, Dr Mahathir Mohamad Sebut Masih akan Terus Terjun ke Dunia Politik

Life Style

Putin Tuding AS dan Nato Membentuk Aliansi Global Mirip Perang Dunia II