Bahaya Depresi pada Hubungan Suami - Istri

- Rabu, 22 Juli 2020 19:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir072020/_5337_Bahaya-Depresi-pada-Hubungan-Suami---Istri.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi : (Kredit Foto via divorcedmoms.com).

Kehilangan hasrat seksual merupakan salah satu tanda kalau Anda mengalami efek samping dari depresi dan stres. Keadaan ini tentu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat merusak hubungan suami - istri hingga terjadinya perceraian.

Melansir healthshots.com, menurut seorang psikolog klinis terkenal, Dr. Bhavna Barmi, “Seks bukan sekedar tentang kesenangan dan kenikmatan semata, tetapi seks yang sehat adalah sebuah anti-depresi yang baik bagi kesehatan pikiran seseorang”.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Social and Personal Relationships, depresi atau masalah kesehatan mental lainnya berdampak buruk pada kehidupan suami - istri di atas ranjang. Ketika seseorang mengalami depresi, pikiran mereka tidak dapat merespon sepenuhnya untuk memahami kesenangan.

Agar hubungan suami - istri tetap harmonis, ada baiknya diketahui bahaya depresi terhadap kehidupan rumah tangga Anda:

1. Depresi Menimbulkan Disfungsi Seksual

Jika Anda atau pasangan kehilangan minat pada hubungan suami - istri maka salah satu alasan dibalik ini adalah depresi. Jika alasannya benar-benar depresi maka ada lebih banyak yang perlu dikhawatirkan karena menurut sebuah penelitian yang diterbitkan Indian Journal of Psychiatry, depresi dapat menyebabkan disfungsi seksual pada pria.

2. Gangguan Orgasme

Sebuah penelitian yang diterbitkan The Journal of Sexual Medicine, para peneliti telah menemukan bahwa wanita yang menderita depresi mengalami gangguan orgasme atau kesulitan mendapatkan puncak kenikmatan hubungan badan. Karena itu keinginan seksualnya menurun. Bahkan, dalam kasus depresi berat, ini juga dapat menyebabkan disfungsi organ seksual pada wanita.

3. Ketidakmampuan untuk Memulai Hubungan Intim

Ini terjadi karena ketika otak sudah dipenuhi dengan stres, berpikir tentang seks bahkan mungkin tidak ada dalam daftar Anda. Orang yang mengalami kesulitan dalam memulai hubungan seksual kemungkinan besar akan mengalami perasaan kehilangan hasrat bercinta yang secara drastis dapat mengubah kehidupan ranjang mereka secara keseluruhan.

4. Gangguan Libido

Seks merupakan proses reaksi kimia yang terjadi di otak, dan dibawa aliran darah ke organ intim. Selain untuk tujuan kesenangan, tujuan utama hubungan seks adalah agar manusia bereproduksi. Tetapi ketika otak kita beroperasi pada mode 'dimatikan', menjadi sangat sulit untuk membangunkannya secara seksual. Itu yang kemudian membuat seseorang kehilangan gairah bercinta dengan pasangannya.

Dengan mengetahui bahaya depresi pada hubungan suami - istri, maka setiap pasangan yang mengalami gejala seperti di atas, dapat segera mencari solusi untuk menyelesaikan masalahnya.

Berita Terkait

Life Style

Ketua Tp PKK inhil Katerina Susanti Herman Gelar Giat Layanan Gelar Kasus Kekerasan Terhadap Anak

Life Style

Bupati inhil Buka Workshop Dalam Rangka Hari Bhakti dokter Indonesia

Life Style

Pemkab Inhil Raih WTP Ke-10, Wabup Yuliantini Ajak ASN Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Life Style

Bupati inhil Dukung Reformasi Agraria

Life Style

Bhabinkamtibmas Desa Bakau Aceh Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Life Style

Polres Inhil Salurkan Paket Sembako dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80