TEMBILAHAN, PESISIRNEWS.COM - Kabut asap terlihat kian pekat menyelimuti Kota Tembilahan sejak beberapa hari terakhir, walaupun hasil pantauan Badan Liungkungan Hidup (BLH) Inhil, pada tanggal 24 Agustus tidak ditemukan titik api.Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Inhil, melalui Kepala Bidang Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf, titik api berdasarkan pantauan satelit tidak ditemukan."Kabut asap memang terlihat tambah pekat jika dibanding hari sebelumnya, namun kondisi tersebut dipastikan adalah akibat kiriman dari daerah lain, karena di Inhil tidak ditemukan titik api, " ungkap Ardi Yusuf, Selasa (25/8).Dijelaskan Ardhi, mengantisipasi munculnya titik api karena tengah berlangsung musim pancaroba, pemilik lahan hutan dan kebun yang mengering dan mudah tersulut kebakaran agar tidak melakukan pembakaran.Oleh karena itu, kondisi tersebut harus segera diantisipasi oleh semua pihak terkait, terutama aparat dan masyarakat setempat."Untuk mengantisipasi meningkatnya titik api ini, kita minta masyarakat yang berkebun dan berladang, tidak melakukan pembakaran lahan, baik untuk membersihkan ataupun membuka lahan baru. Sebab, resiko yang ditimbulkan nantinya sangat besar, seperti terjadinya kebakaran hutan dan lahan," terangnya. (zul)