PUSAKO, PESISIRNEWS.COM - Kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan Menteri Kehutanan Siti Nurbaya Bakar di pekanbaru, dimanfaatkan oleh ormas PAC Pemuda Pancasila (PP) Pusako untuk menyampaikan keluhan seputar lahan sengketa di Doral, Kampung Dosan, Kecamatan Pusako.
Namun niat hati ormas tersebut tak kesampaian, dikarenakan kedua Menteri tersebut tak jadi berkunjung ke Pekanbaru.
Hal itu disampaikan Ketua PAC PP Pusako, kepada pesisirnews.com, Selasa (9/6/2015). Ia mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakhadiran kedua Menteri ke Kota Pekanbaru untuk menyampaikan kondisi yang terjadi antara kelompok tani (poktan) dengan PT Arara Abadi.
"Kita jauh-jauh datang ke Pekanbaru hanya ingin berjumpa Mendagri Tjahjo Kumolo untuk menyelesaikan masalah lahan masyarakat dengan pihak perusahaan PT Arara Abadi yang berada di daerah Doral," tuturnya.
Padahal, dikatakannya, ketika Tjahjo Kumolo masih menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP DPR RI, ia pernah merekomendasikan agar lahan tesebut diinklap atau diselesaikan oleh pemerintah setempat.
"Saya mengaku kecewa karena Mendagri tidak datang ke Pekanbaru. Kita beniat menagih janji beliau (Mendagri, red)," kesalnya.
Namun demikian, pihaknya hanya bisa berdialog dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar terkait masalah tersebut. "Beliau cukup merespon keluhan kami sekaligus meminta data yang akurat untuk dibahas di pusat," sebutnya.
Selain itu, ia juga mendesak kepada Pemkab Siak agar menyelesaikan permasalahan lahan di daerah Doral tersebut. "Jangan janji-janji kosong yang diberikan kepada kami, kalau tidak bisa diselesaikan masalah ini terpaksa kami ke pusat untuk mencari kebenaran agar dapat diselesaiakan," cetusnya. (Ind)