Pemkab Kuansing Serahkan Bantuan 150.000 Batang Bibit Sawit Kepada Petani

- Minggu, 19 November 2017 16:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112017/pesisirnews_Pemkab-Kuansing-Serahkan-Bantuan-150.000-Batang-Bibit-Sawit-Kepada-Petani.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Internet

Kuantan Singingi, Pesisirnews.com - Dinas Pertanian Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, akan menyerahkan 150.000 batang bibit sawit kepada petani di daerah ini.

"Kami akan melakukan pemeriksaaan secara teliti agar petani tidak rugi dan produksi buah sawit beberapa tahun ke depan lebih baik," kata Kepala Dinas Pertanian Kuantan Singingi Maizir di Teluk Kuantan, Sabtu, seperti dilansir dari Antarariau.com, Minggu (19/11).

Ia optimistis jika bibit sawit sampai ke kelompok tani merupakan pilihan sesuai standar nasional yang tujuan pengadaan dan pemberiaan bantuan bibit itu untuk menyejahterakan petani Kuansing.

Bupati Kuantan Singingi Mursini menginginkan program bantuan bibit berjalan lancar dan memenuhi kreteria yang diinginkan, karena telah menghabiskan APBD Kuansing tahun 2017 hingga Rp6 miliar.

" Program ini bukan main-main, tidak boleh ada pelanggaran," sebutya.

Maizir menegaskan, proses pengadaan bibit sawit harus transparan dan tidak melanggar aturan yang telah disepakati hingga tujuan mulia dari kegiatan itu tercapai dengan baik, ribuan petani membutuhkan bibit sawit unggul dari pemerintah.

Menurutnya, harga mencapai Rp40.300 per batang sampai kecamatan, dengan total anggaran sesuai pagu adalah sebesar Rp6.063.633.000.-, dengan keseluruhan bibit sebanyak 150.000 batang.

Wakil Bupati Kuansing Halim mengatakan dengan tegas, semua bibit yang akan diserahkankepada petani harus berkualitas tinggi, pengadaan bibit sawit yang ditenderkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Kuantan Singingi, untuk para petani harus transparan.

" Bibit yang disediakan oleh pihak perusahan ternyata sangat tidak layak pakai karena batangnya kerdil dan belum cukup umur, bahkan ada bercak bercak pada daun serta ada ulat," tegas Halim.

Wakil Bupati Kuansing Halim bersama Kadis Pertanian Maisir dan staff didampingi Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Kuansing Muradi, Camat Kuantan Hilir Yulfides meninjau langsung proses pengadaan bibit sawit untuk masyarakat tersebut.

Halim sangat menyayangkan ribuan bibit sawit yang disediakan oleh pihak perusahaan tidak memenuhi syarata hingga harus diganti sebelum diserahkan kepada kelompok tani berdasarkan hasil tinjauan ke lapangan.

" Pemeriksaan terhadap bibit sawit yang dilakukan oleh Tim Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) dengan cara menghitung satu persatu bibit," pintanya.

Penghitungannya meliputi nomor label, jumlah pelepah, kesehatan bibit dan warna daun, jumlah pelepahnya minimal 12 buah, tidak terserang hama dan penyakit, Warna daun hijau tua.

PT. Inti Bina Inisiatama yang berkedudukan di Pekanbaru sebagai penanggungjawab pengadaan bibit harus bisa menyediakan sesuai kreteria tersebut diatas sehingga tidak merugikan pemerntah maupun kelompok tani didaerah. 

Sumber Antarariau.com 

Berita Terkait

Kuansing

Polres Inhil Evakuasi Penemuan Jenazah di Sungai Kubur, Hasil Pemeriksaan Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

Kuansing

Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu 13,42 Gram di Kecamatan Kempas

Kuansing

Sambut HAN 2026, Pesan Menteri Imipas Agus dan KSP Dudung ke Anak Binaan "Masa Depan Kalian Masih Cerah".

Kuansing

Green Policing dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Digelar di SMPN 02 Tembilahan

Kuansing

Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas

Kuansing

Grand Final Joged Mande Jadi Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Inhil