BENGKALIS.PESISIRNEWS.com - APBD Kabupaten Bengkalis untuk Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah (Jamkesmasda) di tahun 2013 yang lalu telah disalurkan mencapai Rp. 34 Milyar lebih, yang di peruntukan pembayaran untuk membiayai masyarakat yang berobat dari puskesmas atau dirujuk ke RSUD yang ditunjuk.
Demikian yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis M. Sukri.SH melalui Kepala Bidang Jaminan dan Sarana Kesehatan Nazwir. SH. MH bahwa masyarakat yang menggunakan kartu Jamkesmasda tersebut dijamin kesehatannya (berobat gratis), yaitu warga masyarakat (KTP Kab. bengkalis) yang belum masuk program JKN(jaminan kesehatan nasional) yang di kelola BPJS Pusat.
"Pada tahun 2013 lalu, Pemda Bengkalis telah menganggarkan Rp. 34,200 Milyar untuk Jamkesmasda, namun yang terpakai di tahun 2013 mencapai Rp. 31 milyar lebih, untuk tahun 2014 ini, Pemda Bengkalis masih menganggarkan seperti tahun sebelumnya Rp. 34,200 Milyar, "Nazwir, Sabtu (19/7/2014).
Menurutnya, anggaran Rp. 31 Milyar itu terserap di beberapa rumah sakit di Kabupaten Bengkalis yakni di RSUD Bengkalis Rp. 5 Milyar, RSUD Mandau Rp. 3 milyar dan selebihnya untuk pembayaran obat-obatan warga masyarakat yang memakai Jamkesmasda.
program asuransi sosial Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kelompok yang secara otomatis dan tidak menjadi peserta program JKN 2014. Ada lima kategori kelompok yang langsung menjadi peserta yaitu anggota TNI, Polri, PNS, dan masyarakat yang masuk dalam tanggungan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Warga masyarakat yang tidak masuk peserta BPJS Kesehatan dicover jamkesmasda (jaminan kesehatan masyarakat daerah) Kab bengkalis pelayanan kesehatan dari tingkat primer sampai ketingkat lanjutan menurut Naswir, tidak akan terjadi doble anggaran, sebab setiap jaminan kesehatan tersebut sudah punya peraturan sendiri sendiri.
"Yang terpenting, Jamkesmasda ini hanya bagi masyarakat Bengkalis yang tidak terdaftar di jaminan kesehatan lainnya dan Jamkesmasda akan menanggung semua perawatan pasien mulai dari tempat rawat inapnya dan juga masalah untuk obat-obatannya, "terangnya. (yee).