Kemenkes Ingatkan Masyarakat Tentang Keniscayaan Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia

- Sabtu, 23 Oktober 2021 08:43 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir102021/_4994_Kemenkes-Ingatkan-Masyarakat-Tentang-Keniscayaan-Gelombang-Ketiga-Covid-19-di-Indonesia.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi: Vaksin Covid-19. (Foto via France 24)

JAKARTA, Pesisirnews.com - Kementerian Kesehatan menyebut gelombang tiga virus corona (Covid-19) merupakan suatu hal yang niscaya atau dapat terjadi di Indonesia kendati masih belum diketahui secara pasti kapan itu akan terjadi.

"Kita melihat, gelombang tiga itu sesuatu yang niscaya pasti terjadi. Kenapa? karena banyak negara yang sudah saat ini mengalami gelombang tiga padahal cakupan vaksinasi tinggi, tingkat protokol kesehatan (prokes) sudah baik," kata Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dikutip dari KBRN, Sabtu (23/10).

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 ini juga khawatir, mutasi virus SARS-CoV-2 akan memberikan kontribusi besar pada kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia.

Kendati demikian, Nadia belum bisa memastikan seberapa tinggi lonjakan kasus Covid-19 pada gelombang tiga.

[br]

Dia hanya menyatakan bahwa pemerintah berupaya untuk mengantisipasi lonjakan.

"Jadi bisa sama, bisa sedikit meningkat atau bahkan bisa lebih tinggi dari Juli. Nah ini tentunya tidak kita inginkan kalau lebih tinggi dari Juli, itu kita sudah merasakan seperti apa kondisi kita, sangat mencekam di bulan Juli," katanya.

Diketahui, sejumlah negara mengalami lonjakan kasus virus corona. Di antaranya Rusia, Inggris, Jerman, China, Singapura, Belgia, Slovenia, Polandia, hingga Republik Ceko. (PNC)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait