PUTRAJAYA, Pesisirnews.com - Sebanyak 870 tenaga kesehatan Malaysia terinfeksi Covid-19 setelah menerima suntikan vaksin dosis pertama dan kedua.
Dilansir dari portal berita Malaysia sinarharian.com, Jumat (28/5/2021), Menteri Kesehatan, Dato' Sri Dr. Namun Adham Baba mengatakan, petugas kesehatan yang terinveksi menunjukan tidak ada gejala parah.
′′Mereka datang (untuk screening) ketika gejala, tetapi tidak lebih buruk daripada individu yang tidak menerima suntikan vaksin," ujarnya dalam konferensi pers virtual pada Kamis (27/5/2021).
Menurutnya, ada tiga negara tertinggi yang melaporkan kasus infeksi yang melibatkan tenaga kesehatan yakni; Selangor, Kelantan dan Kedah.
′′Total petugas kesehatan yang terinfeksi sejumlah 1,369 termasuk yang belum menerima vaksin," ujarnya.
[br]
Konferensi pers yang diselenggarakan secara virtual juga digabungkan oleh Sekretaris Kementerian Kesehatan Malaysia (MOH), Dato' Mohd Shafiq Abdullah.
Pada kesempatan tersebut Dr. Adham juga mengatakan, jumlah tempat tidur yang didedikasikan untuk merawat pasien Covid-19 mencakup 16 di bawah rumah sakit jaringan Kesehatan IHH di seluruh negeri.
Kapasitasnya pun ditingkatkan menjadi 251 tempat tidur dibandingkan dengan 196 tempat tidur sebelumnya.
′′Ruang ICU juga ditingkatkan dari 27 menjadikannya 44 tempat tidur," ujarnya.
Dia mengatakan, hingga saat ini ada 110 rumah sakit swasta yang sepakat memberikan perawatan terhadap pasien Covid-19 dengan menyediakan 1,173 tempat tidur bangsal dan 119 tempat tidur ICU.
′′Ini didedikasikan untuk perawatan pasien Covid-19 yang mencakup kategori satu sampai lima," pungkasnya.