WASHINGTON, Pesisirnews.com - Virus corona baru telah menginfeksi hampir 5 juta orang di Amerika Serikat dan menewaskan lebih dari 160.000 orang.
Langkah-langkah penguncian yang diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus telah menghancurkan ekonomi, dan membuat pukulan terbesar sejak ‘Depresi Hebat’ pada kuartal kedua, dengan produk domestik bruto turun pada laju paling tajam dalam setidaknya 73 tahun.
Karena infeksi telah melonjak di seluruh negeri setelah negara bagian mulai terbuka, para pakar kesehatan masyarakat AS telah menekankan pentingnya langkah-langkah yang dapat diambil setiap orang Amerika, termasuk menjaga jarak sosial, mencuci tangan, dan mengenakan masker.
[br]
Dr Anthony Fauci, pakar penyakit menular terkemuka AS mengatakan mengatakan pada hari Jumat (7/8/2020), bahwa studi vaksin Covid-19 dari Moderna Inc baru menghasilkan data yang pasti pada bulan November atau Desember tahun ini.
Menurut Fauci, vaksin virus korona yang disetujui mungkin hanya bisa efektif sekira 50-60% dalam membasmi virus corona. Itu berarti bahwa langkah-langkah untuk mengendalikan virus masih perlu dilakukan secara lebih komprehensif.
[br]
“Kami belum tahu apa khasiatnya. Kami tidak tahu apakah itu akan menjadi 50% atau 60%. Saya ingin 75% atau lebih, â€kata Fauci dalam webinar yang diselenggarakan oleh Brown University.
"Tapi kemungkinan menjadi 98% efektif tidaklah besar, yang berarti Anda tidak boleh meninggalkan pendekatan kesehatan masyarakat, katanya mengingatkan.
Dia mengatakan kepada Reuters awal pekan ini bahwa dia memperkirakan puluhan juta dosis vaksin Covid-19 akan tersedia pada awal 2021, dan satu miliar dosis pada akhir tahun itu.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump telah mengajukan perkiraan yang lebih optimis, dengan mengatakan pada hari Kamis (6/8/2020), bahwa negara tersebut dapat memiliki vaksin virus korona sebelum pemilihan pada 3 November 2020.
Non Reportase.Sumber: (Reuters)