Samsung Kembangkan Aplikasi untuk Autisme

- Rabu, 07 Januari 2015 08:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012015/14205938321435424Samsung-Look-At-Me780x390.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Aplikasi untuk penderita autisme, LOOK AT ME buatan Samsung kini bisa diunduh di Play Store.

PESISIRNEWS.com - Raksasa teknologi Korea Selatan, Samsung merilis aplikasi Android yang ditujukan bagi anak-anak dengan autisme (gangguan perkembangan pada anak sehingga perilaku hubungan sosialnya terganggu). Aplikasi tersebut diberi nama Look At Me.

Look At Me sudah tersedia di toko aplikasi Google Play Store dan bisa dijalankan dengan smartphone Android versi 4.0 ke atas. Namun, Samsung menyarankan agar menggunakan perangkat Galaxy-nya yang diklaim lebih kompatibel, seperti Galaxy S3/S4/S5, Samsung Galaxy Note 2/Note 3 /Note 4, Samsung Galaxy Zoom/Zoom2, dan Samsung Galaxy Tab S.

Dikutip KompasTekno dari Tech Crunch, Kamis (25/12/2014), dalam mengembangkan Look At Me, Samsung bekerja sama dengan para doktor dan profesor dari Seoul National University Bundag Hospital dan Yonsei University Department of Psychology.

Aplikasi tersebut menggunakan foto, teknologi pengenal wajah, dan serangkaian games untuk membantu anak-anak dengan autisme membaca emosi dan berkomunikasi dengan orang lain.

Menurut tim yang mengembangkan aplikasi Look At Me, mereka telah melakukan percobaan terhadap 20 anak dengan autisme selama delapan pekan, dan hasilnya menurut mereka anak-anak tersebut memiliki peningkatan konsentrasi (kontak mata) sebesar 60 persen.

Aplikasi Look At Me bisa diunduh melalui Google Play Store 

Inisiatif lain

Inisiatif yang dilakukan oleh Samsung (dan perusahaan teknologi lain) ini tentunya akan membawa citra perusahaan yang baik, namun di sisi lain juga bisa meningkatkan kesadaran karena perhatian terhadap autisme ini masih sedikit.

Selain itu, diagnosa dan perawatan bagi autisme juga masih tergolong mahal saat ini, dan tidak semua keluarga mampu membiayainya.

Sebelumnya, raksasa teknologi lainnya, yaitu Google telah bekerja sama dengan kelompok advokasi Autism Speaks mengumumkan proyek MSSNG, yaitu proyek utnuk mengumpulkan database informasi genom dari orang-orang dengan autisme dan keluarga mereka.

Database itu akan disimpan di Google Cloud Platform dan bisa diakses oleh para ilmuwan untuk digunakan dalam penelitian mereka.

Sementara raksasa software Microsoft juga telah menyediakan serangkaian software analisa perilaku yang bisa digunakan untuk mempelajari autisme sejak 2001.KOMPAS.com 


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Bupati Herman dan ketua PMI Peringati Hari Kesehatan Nasional

Kesehatan

Puskesmas Tembilahan Laksanakan Skrining Bagi UKK Pelabuhan

Kesehatan

Dinkes Inhil Himbau Ibu Hamil Terapkan Pola Hidup Sehat

Kesehatan

Pentingnya Pola Makan Sehat

Kesehatan

Dinkes Inhil Himbau Masyarakat Terapkan 3 M Plus

Kesehatan

Dinas Kesehatan Inhil Himbau Masyarakat Terapkan "Isi Piringku"