Kegemukan Bukan Berarti Tidak Kekurangan Gizi

- Selasa, 11 November 2014 14:03 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112014/1415689479gemuk.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Orang kegemukan pun bisa mengalami kekurangan gizi. Hal ini disebabkan pola makan yang tinggi karbohidrat dan lemak secara berlebihan (Foto : telegraph.co.uk)
PESISIRNEWS.com – Apa yang ada dalam benak kita ketika melihat orang gemuk? Pasti salah satunya adalah kelebihan gizi karena  selalu makan dan makan tiada henti. Sebaliknya, orang kurus sering dianggap kurang gizi karena makanpun mereka sulit dan memilih.Namun jangan salah. Orang kegemukan pun bisa mengalami kekurangan gizi. Hal ini disebabkan pola makan yang tinggi karbohidrat dan lemak secara berlebihan. Orang gemuk bahkan obesitas sering mengkonsumsi cake, keripik kentang , es krim, mie instan, junk food, serta minuman berkadar gula tinggi seperti cola. Makanan-minuman tersebut mengandung banyak kalori namun miskin nutirisi.Dr.Sally Norton, weight loss consultant dari Council of the British Obesity and Metabolic Surgery Society mengatakan bahwa banyaknya coffee shop adalah “ancaman” bagi kesehatan karena banyak menyajikan minuman yang mengandung gula tinggi. Selain itu supermarket atau minimarket yang  menjamur dengan etalase minuman ringan yang mudah dijangkau anak juga bisa membuat banyak masyarakat menjadi kegemukan karena gula tinggi. Kehadiran restoran junk food juga membuat orang yang mengkonsumsinya kekurangan protein, vitamin, dan mineral yang cukup namun kelebihan lemak dan karbohodrat. "Banyak orang kekurangan vitamin A,C, D, kalsium, dan zat besi, namun mereka banyak mengonsumsi lemak jenuh, kolesterol, dan sodium," tambah Norton.Kekurangan gizi termasuk bagi mereka yang bertubuh gemuk sering tidak disadari. Padahal, gejalanya ditandai dengan adanya rambut rontok, nafsu makan yang semakin meninggi serta, dan kelelahan yang sangat.Makanan sangatlah mempengaruhi kesehatan manusia. Oleh karena itu, konsumsilah makanan yang bernutrisi tinggi karena bisa membantu tubuh dalam menghadapi penyakit. Kurangi secara drastis konsumsi makanan-makanan tidak sehat. Demikian seperti disarikan LIFE SatuHarapan.com dari Daily Mail.


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Polda Riau Kerahkan Tim Kesehatan dan Trauma Healing ke Wilayah Terdampak Karhutla di Kerumutan

Kesehatan

Bupati Herman dan ketua PMI Peringati Hari Kesehatan Nasional

Kesehatan

Puskesmas Tembilahan Laksanakan Skrining Bagi UKK Pelabuhan

Kesehatan

Dinkes Inhil Himbau Ibu Hamil Terapkan Pola Hidup Sehat

Kesehatan

Pentingnya Pola Makan Sehat

Kesehatan

Dinkes Inhil Himbau Masyarakat Terapkan 3 M Plus