Terduga Pelaku Curi Sapi Akhirnya Tewas Setelah Sempat Dirawat di RS Bhayangkara

- Selasa, 27 Maret 2018 18:11 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir032018/pesisirnews_Terduga-Pelaku-Curi-Sapi-Akhirnya-Tewas-Setelah-Sempat-Dirawat-di-RS-Bhayangkara.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Kampar, Pesisirnews.com - Seorang pria warga Desa Senama Nenek Kec. Tapung Hulu berinisial EM alias EK (26 Thn) yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian hewan ternak sapi, akhirnya meninggal dunia pada Selasa dinihari (27/3/2018) setelah sempat dirawat di RS Bhayangkara Polda Riau karena dihakimi warga di lokasi kejadian.

Peristiwa ini diketahui pada Senin malam (26/3/2018) sekira pukul 18.30 wib, saat itu Piket Yanmas Polsek Tapung Hulu mendapat laporan dari warga Desa Rimba Jaya, bahwa masyarakat telah mengamankan seorang terduga pelaku pencurian hewan ternak sapi milik Pendi ketua KUD Desa Rimba Jaya Kec. Tapung Hulu.

Mendapat laporan tersebut piket Reskrim bersama Piket Yanmas dipimpin Ka Tim I Unit Reskrim Bripka Nopen Sinaga langsung menuju ke lokasi kejadian, sekira pukul 21.00 wib anggota Polsek Tapung Hulu ini tiba dilokasi tepatnya di samping Kantor Desa Rimba Jaya.

Anggota Polsek mendapati terduga pelaku pencurian hewan ternak ini dalam keadaan tangan dan kaki terikat serta mengalami luka lebam pada bagian kepala, punggung, tangan dan kaki karena sebelumnya sempat dihakimi massa.

Mendapati keadaan ini anggota Polsek Tapung  Hulu segera mengamankan pelaku dan membawanya ke Puskesmas Tapung Hulu I di Desa Sukaramai untuk pertolongan medis.

Karena lukanya cukup parah sekira pukul 23.00 wib, Pelaku dirujuk dari Puskesmas Tapung Hulu I ke RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru dengan pengamanan oleh personel Polsek Tapung Hulu .  

Sekira pukul 00.30 wib, terduga pelaku pencurian ternak ini sampai di RS Bhayangkara Pekanbaru dan langsung dilakukan perawatan secara intensif oleh Tim Medis di UGD RS Bhayangkara.

Setelah dilakukan perawatan di ruang UGD, pada Selasa dinihari (27/3/2018) sekira pukul 03.15 wib, EM alias EK ini dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis RS Bhayangkara yang dipimpin dr. Rani selaku Dokter jaga.

Pihak keluarga yang diwakili oleh ayah kandung almarhum EM alias EK ini yaitu P. Manulang, menolak dilakukan otopsi terhadap anaknya itu dan membuat Surat Pernyataan penolakan otopsi yang diserahkan kepada pihak Kepolisian.

Selanjutnya jenazah EM alias EK diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dibawa ke Desa Senama Nenek Tapung Hulu guna proses pemakamannya.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK, MH melalui Kasubbag Humas Iptu Deni Yusra menjelaskan, bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kejadian ini termasuk peristiwa penganiayaan terhadap terduga pelaku pencurian sapi ini.

Kapolres Kampar juga menghimbau agar masyarakat tidak main hakim sendiri walaupun terhadap terduga pelaku kejahatan, serahkan penanganannya kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai hukum yang berlaku, jelasnya.(rd/am). 

Berita Terkait

Kampar

Polres Inhil Gelar Tes Urine Seluruh Personil Polsek Pulau Kijang: Bukti Integritas Harga Mati

Kampar

Polres Inhil Ungkap Kasus Perjudian Togel di Pasar Dayang Suri, Satu Pelaku Diamankan

Kampar

Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang

Kampar

Bunda PAUD Inhil Tekankan Peran Posyandu dalam Peningkatan APK PAUD

Kampar

48,39 Ton Pangan Ilegal Dibakar di Tembilahan, Wabup Inhil: Negara Tak Boleh Kalah dari Penyelundup

Kampar

Polres Indragiri Hilir Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Wujudkan Zero Toleransi Narkoba