Kamboja Alokasikan Rp 1,5 Triliun untuk Petani dan Swasta Guna Perkuat Pasar Beras

- Selasa, 28 Maret 2023 10:16 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir032023/_4343_Kamboja-Alokasikan-Rp-1-5-Triliun-untuk-Petani-dan-Swasta-Guna-Perkuat-Pasar-Beras.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Seorang petani memanen padi di Distrik Kampong Trach di Provinsi Kampot, Kamboja. (Foto: Hong Menea)

PHNOM PENH (Pesisirnews.com) - Pemerintah Kamboja melakukan upaya terus menerus untuk memperluas kehadiran pasar beras Kamboja di luar negeri dengan kembali mengalokasikan dana sebesar $100 juta (Rp 1,5 triliun) untuk meningkatkan produksi biji-bijian serta pengadaan padi berorientasi ekspor.

Melansir phnompenhpost.com, Selasa, Perdana Menteri Hun Sen mengungkapkan rencana pengalokasian dana tersebut saat upacara penutupan pertemuan tahunan Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan pada Jumat lalu.

Kementerian tersebut juga menyatakan bahwa suntikan dana itu bertujuan untuk meningkatkan produktivitas di sektor beras dan memperkuat pasar beras Kamboja.

Hun Sen menyampaikan dalam pertemuan itu, sektor pertanian lokal telah mencegah krisis pangan besar dan mengurangi dampak inflasi harga pangan serta tekanan ekonomi lainnya, terkait dengan dampak Covid-19 dan konflik Ukraina.

Sementara, Sekretaris Kementerian Ekonomi dan Keuangan Meas Soksensan mengonfirmasi kepada The Post, Senin, bahwa kementeriannya sedang mempersiapkan paket pembiayaan modal kerja yang diarahkan untuk perbaikan sektor beras.

“Kami telah mengalokasikan dananya, dan kami akan menyalurkannya ke Bank Pembangunan Pertanian dan Pedesaan Kamboja (ARDB) untuk dikelola dan diberikan kepada petani dan entitas swasta di sektor beras,” katanya.

Berbicara pada pertemuan tahunan, Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Dith Tina, meyakinkan bahwa kementeriannya akan terus membuka jalan bagi pinjaman berbunga rendah dan meningkatkan hubungan petani dengan pasar melalui pertanian kontrak.

Pada tahun 2022, ARDB memberikan sekitar $380 juta (Rp 5,745 triliun) dalam bentuk pinjaman kepada petani dan perusahaan pengolahan makanan sehubungan dengan program tertentu, yang 60 persen di antaranya memiliki tingkat bunga rendah dalam kisaran 5,0-5,5 persen.

“Kurangnya modal untuk membeli padi dari petani telah menyebabkan ketidakstabilan harga, dan suntikan dana terbaru akan memastikan harga yang lebih baik dan lebih stabil,” kata Tina.

[br]

Menurut Tina, komitmen pemerintah untuk lebih meningkatkan sektor pertanian, khususnya kepada petani padi agar permintaan dan penjualan beras giling Kamboja di luar negeri tetap meningkat.

Laporan lokal dari National Phytosanitary Database Kamboja pada awal Maret 2022 mencatat bahwa ekspor beras giling untuk periode Januari-Februari tahun lalu berjumlah 103.058 ton, yang menunjukkan kenaikan sebesar 35,21 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Sedangkan CEO Amru Rice (Cambodia) Co Ltd, Song Saran, yakin bahwa banyak eksportir yang sering melaporkan kekurangan modal selama musim panen padi akan dapat meningkatkan pembelian gabah dari petani dan melakukan penggilingan padi untuk ekspor serta menjaga persediaan.

“Sektor swasta telah berkali-kali bekerja sama dengan kementerian pertanian untuk membantu para petani. Melalui modal yang direncanakan pemerintah akan dikeluarkan tentu dapat lebih memajukan sektor ini, dan khususnya membantu menjaga stabilitas harga bagi masyarakat,” katanya.

(PNC)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

International

Cegah Karhutla, Polda Riau Masifkan Sosialisasi hingga Pasar dan Permukiman

International

Bupati Herman Pastikan Relokasi Pedagang Pasar Yos Sudarso Berjalan Adil dan Transparan

International

Iwan Taruna Ketua DPRD Inhil Hadiri Kegiatan Sosialisasi dan Verifikasi Data Relokasi Pasar Yos Sudarso

International

Bupati Herman Tinjau TPS Pedagang Yos Sudarso, Percepat Relokasi Demi Kelancaran Pembangunan Pasar Rakyat

International

Sekitar 300 Kios dan 18 Unit Sepeda Motor Hangus Dilalap Si Jago Merah

International

Wakil Bupati Inhil Yuliantini Tinjau Pelaksanaan Pasar Murah