Wapres Argentina Cristina Fernández Nyaris jadi Korban Pembunuhan

- Jumat, 02 September 2022 12:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir092022/_167_Wapres-Argentina-Cristina-Fern-aacute-ndez-Nyaris-jadi-Korban-Pembunuhan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Wakil Presiden Argentina Cristina Fernández. (Int)

BUENOS AIRES (Pesisirnews.com) - Seorang pria Argentina ditahan Kamis malam setelah dia mengarahkan pistol dari jarak dekat ke arah Wakil Presiden Argentina Cristina Fernández dalam apa yang disebut Presiden Alberto Fernández sebagai upaya pembunuhan.

"Seorang pria menodongkan senjata api ke kepalanya dan menarik pelatuknya," kata presiden dalam siaran nasional.Dia mengatakan pistol itu tidak menembak.

Video dari adegan yang disiarkan di saluran televisi lokal menunjukkan Fernández keluar dari kendaraannya dikelilingi oleh pendukungnya di luar rumahnya ketika seorang pria terlihat mengulurkan tangannya dengan apa yang tampak seperti pistol.

Pria yang tidak disebutkan namanya itu ditahan beberapa detik setelah insiden itu.

Pendukung wapres di sekitar orang tersebut tampak terkejut dengan apa yang terjadi di tengah keributan di lingkungan Recoleta di ibukota Argentina.

“Seseorang yang diidentifikasi oleh mereka yang dekat dengannya yang memiliki senjata ditahan oleh personel keamanan (wakil presiden),” kata Menteri Keamanan Aníbal Fernández kepada saluran berita kabel lokal C5N.

Menteri mengatakan dia ingin berhati-hati dalam memberikan rincian sampai penyelidikan mendalam dilakukan.

Video yang belum diverifikasi yang diposting di media sosial menunjukkan pistol itu hampir menyentuh wajah Fernández.

Pejabat pemerintah dengan cepat menggambarkan insiden itu sebagai upaya pembunuhan.

“Ketika kebencian dan kekerasan dipaksakan atas perdebatan gagasan, masyarakat dihancurkan dan menghasilkan situasi seperti yang terlihat hari ini: upaya pembunuhan,” kata Menteri Ekonomi Sergio Massa.

[br]

Para menteri dalam pemerintahan Presiden Alberto Fernández mengeluarkan siaran pers yang mengatakan bahwa mereka “dengan penuh semangat mengutuk percobaan pembunuhan” terhadap wakil presiden.

"Apa yang terjadi malam ini sangat berat dan mengancam demokrasi, institusi dan supremasi hukum," bunyi rilis tersebut.

Mantan Presiden Mauricio Macri juga menanggapi serangan itu.

"Peristiwa yang sangat serius ini menuntut klarifikasi segera dan mendalam oleh pengadilan dan pasukan keamanan," tulis Macri di Twitter.

Pendukung wakil presiden telah berkumpul di jalan-jalan di sekitar rumahnya sejak pekan lalu, ketika seorang jaksa menuntut hukuman 12 tahun untuk Fernández dalam kasus yang melibatkan dugaan korupsi dalam pekerjaan umum.

Ketegangan meningkat di lingkungan kelas atas Recoleta sejak akhir pekan, ketika pendukung wakil presiden bentrok dengan polisi di jalan-jalan di sekitar apartemennya di tengah upaya petugas penegak hukum untuk membersihkan daerah itu. (PNC/AP)


Tag:

Berita Terkait

International

Dugaan Pembunuhan di Kebun Sawit Desa Pancur, Satu Orang Ditemukan Tewas

International

Korban Kebakaran: Kami Tak Sendiri, Terimakasih IKA SMAN 1 Tembilahan

International

Petugas BPBD Inhil Evakuasi Korban Laka Laut di Perairan Sungai Dusun

International

Idul Adha, Polres Inhil Potong Kurban 7 Sapi dan 2 Kambing

International

Bupati Inhil Tinjau Hewan Kurban Bantuan Presiden dan Gubernur, Siap Berlebaran Bersama Masyarakat di Sungai Guntung

International

Wakil Bupati Inhil Salurkan Bantuan Pada Masyarakat Terdampak Banjir Di Lahang Hulu