OHIO (Pesisirnews.com) - Pusat Intelijen Luar Angkasa Amerika Serikat (AS), NSIC, dijadwalkan akan diresmikan secara tertutup di Pangkalan Angkatan Udara Wright-Patterson, pada Jumat mendatang.
Melansir Tribune News Service, Minggu, peresmian ini nantinya menandai tonggak sejarah baru dalam kegiatan operasi intelijen luar angkasa AS.
Kolonel Marqus Randall akan mengambil alih komando NSIC dalam sebuah upacara di Ervin J. Nutter Center yang tertutup untuk umum, di mana Unit Angkatan Luar Angkasa AS yang baru, Space Delta 18, akan menjadi pusat komandonya.
NSIC bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan memberikan data intelijen tentang ancaman luar angkasa asing terhadap kepentingan nasional AS.
NSIC akan ditempatkan bersama dengan NASIC yang bekerja untuk Angkatan Luar Angkasa, Angkatan Udara, dan layanan sejenis.
Komando kombatan dan pemimpin nasional akan bergantung pada informasi yang diberikannya.
John Gass, direktur sipil NSIC, mencatat bulan lalu di Ohio Space Forum di NASA Glenn Research Center bahwa NSIC telah meminjam dua skuadron dari National Air and Space Intelligence Center (NASIC), yang berbasis di Wright-Patterson.
[br]
Skuadron Analisis Antariksa NASIC dan Skuadron Analisis Kontra-Ruang telah membantu dalam pembentukan NSIC.
Sebelumnya Angkatan Luar Angkasa (Space Force) sudah memiliki unit intelijen, Space Delta 7, di Peterson Space Force Base di Colorado, yang bertanggung jawab atas intelijen, pengawasan dan pengintaian untuk operasi militer, seperti yang dilaporkan Space News baru-baru ini.
Space Delta 18 yang baru akan mendukung komunitas intelijen luar angkasa, termasuk Badan Intelijen Pertahanan, Badan Keamanan Nasional, Badan Intelijen Geospasial Nasional dan Kantor Pengintaian Nasional, kata Space News. (PNC)