Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan perlunya Eropa meningkatkan investasi di industri pertahanan.
PARIS, Pesisirnews.com - Negara-negara Eropa harus meningkatkan investasi di industri pertahanan untuk bersiap menghadapi kemungkinan konflik bersenjata, kata Presiden Prancis Emmanuel Macron, mengutip laporan Kantor Berita TASS, Minggu (20/3).
"Kita harus meningkatkan investasi [di sektor pertahanan] untuk bersiap menghadapi perang berintensitas tinggi yang mungkin datang ke benua kita," kata Macron.
Macron menilai Rusia tampaknya kini menjadi satu-satunya kekuatan penuh yang membayangi kawasan Eropa. Oleh karena itu dia meminta perlunya Eropa untuk memperkuat kemampuan pertahanannya.
Sebagai bagian dari program pemilihannya, presiden Prancis ini juga berjanji untuk meningkatkan pendanaan tahunan Pasukan Militer Prancis menjadi 50 miliar euro pada tahun 2025.
“Saat ini, pembiayaan tentara adalah 40,9 miliar euro per tahun. Meskipun krisis, kami menepati janji kami dan sejak 2020, kami menghabiskan dua persen dari PDB untuk pertahanan,†ujar Macron.
[br]
Macron mengatakan bahwa negara-negara Eropa lainnya harus menerapkan strategi yang sama untuk mendukung sektor militer.
Pada 10 Maret, Macron menyatakan bahwa Eropa harus siap untuk segala kemungkinan skenario sejauh menyangkut hambatan pasokan gas alam dari Rusia.
“Rusia dapat menggunakan pasokan gas sebagai pengungkit tekanan dalam situasi saat ini,†pungkasnya.
Menurut Macron, Prancis kurang bergantung pada gas Rusia dibandingkan sejumlah negara Eropa lainnya. (PNC)