KIEV, Pesisirnews.com - Lebih dari 70 tentara Ukraina dilaporkan tewas setelah artileri Rusia menghantam pangkalan militer di Okhtyrka, sebuah kota antara Kharkiv dan Kiev, tulis kepala wilayah itu di Telegram seperti dikutip AP, Selasa (1/3/2022).
Dmytro Zhyvytskyy memposting foto-foto cangkang hangus dari sebuah bangunan berlantai empat dan tim penyelamat mencari puing-puing.
Dalam posting Facebook kemudian, dia mengatakan banyak tentara Rusia dan beberapa penduduk setempat juga tewas dalam pertempuran pada hari Minggu. Namun laporan itu tidak dapat segera dikonfirmasi.
Sementara itu, eksodus massal pengungsi dari Ukraina ke tepi timur Uni Eropa tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. PBB pada Senin, memperkirakan lebih dari 520.000 orang telah mengungsi akibat perang yang sedang berkecamuk antara Rusia dengan Ukraina.
[br]
Antrean panjang mobil dan bus diparkir di pos pemeriksaan di perbatasan Polandia, Hongaria, Slovakia, Rumania, dan Moldova yang bukan anggota Uni Eropa. Yang lain melintasi perbatasan dengan berjalan kaki, menyeret barang-barang bawaan di belakang mereka.
Beberapa ratus pengungsi dikumpulkan di pusat penerimaan sementara di desa perbatasan Hungaria Beregsurany menunggu transportasi ke pusat transit, di mana mereka akan dibawa lebih jauh ke Hungaria dan sekitarnya.
Maria Pavlushko, 24, seorang manajer proyek teknologi informasi dari Zhytomyr, 100 kilometer (60 mil) barat ibukota Ukraina, Kyiv, mengatakan dia sedang berlibur ski di pegunungan Carpathian ketika dia mendapat kabar dari rumah bahwa invasi Rusia telah dimulai.
"Nenek saya menelepon saya mengatakan ada perang di kota," katanya lirih. (PNC)