Pesisirnews.com - Sebuah kapal selam nuklir Rusia dari proyek Borey, yang membawa 16 rudal balistik Bulava, tiba-tiba muncul di perbatasan lepas pantai Amerika Serikat (AS).
Kemunculan tiba-tiba dari kapal selam Rusia tersebut tentu saja menyebabkan kekhawatiran serius di Washington.
Ini jelas menciptakan bahaya yang sangat serius bagi AS, mengingat militer AS belum dapat melacak kapal selam nuklir Rusia itu.
Menurut publikasi NetEase, yang dimuat portal berita rusia pravda.ru, Rabu (9/2), kapal selam nuklir Rusia dari proyek Borey (menurut sumber lain, itu adalah kapal selam proyek Akula), mendekati wilayah perbatasan pantai AS tanpa diketahui.
Namun tidak disebutkan secara persis di wilayah perairan mana munculnya kapal selam Rusia pembawa “kiamat’ yang membuat kepanikan di negara adidaya Nomor Satu di dunia itu.
[br]
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pertahanan AS belum merespon dan memberikan tanggapan atas kemunculan kapal selam Rusia di dekat perbatasan lepas pantai mereka.
Kapal selam nuklir milik Rusia ini mampu membawa hingga 160 hulu ledak nuklir setelah kapal selam mulai kembali ke pangkalan.
Yang semakin mengkhawatirkan AS lagi, selain kemunculannya yang tidak terdeteksi, kapal selam kelas ini mampu menghancurkan sebagian besar wilayah Amerika Serikat hanya dalam hitungan menit.
Sementara itu pihak Rusia kembali menegaskan kapal selam nuklir-nya akan terus berpatroli di perairan dekat pantai AS jika Rusia memutuskan untuk membangun pangkalan angkatan laut di Kuba atau Venezuela, seperti yang dikatakan perwakilan Kementerian Luar Negeri Rusia sebelumnya. (PNC)