KOTA BHARU, Pesisirnews.com - Pemerintah Malaysia melalui Menteri ESDM Takiyuddin Hassan mengatakan memberikan jaminan tarif listrik baru 2022-2024 tidak membebani masyarakat.
Menteri ESDM Takiyuddin Hassan mengatakan, penetapan tarif listrik sudah diputuskan oleh pemerintah dalam tiga tahun.
Dilansir dari laman berita sinarharian.com.my, Minggu (9/1), Takiyuddin yang juga anggota DPRD Kota Bharu itu mengatakan, tarif tersebut akan diumumkan pemerintah dalam waktu dekat.
“Pemerintah juga sedang mempertimbangkan situasi di Tanah Air yang saat ini sedang dilanda pandemi Covid-19 serta krisis ekonomi akibat pandemi tersebut,†ujarnya usai menyerahkan donasi kepada tujuh asosiasi, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan klub di Pusat Pelayanan Anggota DPRD Kota Bharu, Minggu (9/1/2022).
Menurut dia, ada delapan juta rekening dari tiga kategori konsumen listrik di Malaysia dan dari jumlah itu 85 persen adalah rekening domestik atau pemegang rekening rumah tangga.
Dia juga menginformasikan bahwa ada beberapa modifikasi yang melibatkan akun komersial dan industri.
[br]
Sementara itu, kata dia, sejauh ini pihaknya telah menerima laporan bahwa lebih dari 40.000 kepala rumah tangga (KIR) yang terkena dampak banjir akan mendapatkan potongan listrik 100 persen yang diberikan pemerintah untuk Desember.
Dalam perkembangan yang sama, pemerintah juga memberikan potongan harga RM 200 (± Rp 683.000) kepada seluruh rakyat dan RM 400 (± Rp 1.366.000) kepada korban banjir untuk pembelian barang-barang listrik bintang empat dan lima.
"Sejauh ini, total 1.100 toko yang menjual barang-barang listrik terdaftar untuk memungkinkan masyarakat membeli barang dengan potongan harga," pungkasnya. (PNC)