Pesisirnews.com - Empat tahun yang lalu, Abdullah Al-Yazidi, seorang pemuda Saudi berusia tiga puluhan mengalami kecelakaan lalu lintas hingga mobil yang dikendarainya rusak berat.
Awalnya Al-Yazidi hanya mengalami cedera ringan, namun karena kesalahan pertolongan pertama yang dia terima, membuat kondisinya justru memburuk.
Dia menderita cedera parah dan kerusakan pada sumsum serta tulang belakang hingga menyebabkan kelumpuhan.
“Saya lumpuh dan harus menjalani operasi untuk menyelamatkan hidup saya, tetapi apa yang dilakukan orang itu kepada saya ketika dia membawa saya keluar dari mobil menyebabkan ketidakmampuan total untuk berjalan dan saya harus menggunakan kursi roda,†kata Al-Yazidi dalam wawancara dengan laman Saudi 24 yang dikutip El Watan News, Jumat (7/1/2022).
Saat dia dipindahkan ke rumah sakit King Fahd untuk mengevaluasi kondisinya dan menjalani operasi lain, tetapi dokter menyatakan dia ‘meninggal’ selama beberapa saat ketika prosedur operasi tengah dilakukan.
“Organ-organ saya dan semua fungsi vital saya berhenti bekerja selama 55 detik dan para dokter mengumumkan kematian saya, sebelum Jantung saya kembali bekerja lagi,†katanya.
Menurut Al-Yazidi, para dokter sangat terkejut dan bingung, dan menggambarkan kejadian itu sebagai “keajaiban.â€
[br]
Pada saat itu para dokter menganggap Al-Yazidi putus asa dengan kondisinya karena ketidakmampuannya untuk berdiri atau berjalan lagi.
Saat dia tak lagi berharap pada obat-obatan dan fisioterapisnya yang membantunya secara bertahap untuk pulih, suatu keajaiban terjadi pada dirinya.
Setelah empat tahun berada di kursi roda, dan terus berusaha untuk bangkit, dengan perlahan Al- Yazidi mampu kembali bergerak.
Usahanya tersebut mendapatkan kekaguman dan apresiasi yang luas di Arab Saudi dan dirayakan oleh banyak orang melalui media dan situs jejaring sosial. (PNC)