ISTANBUL, Pesisirnews.com - Kematian yang diakibatkan keracunan minuman beralkohol terus menanjak di Turki ketika pasukan keamanan berhasil menindak produksi alkohol palsu di seluruh negeri.
Melonjaknya harga minuman keras (miras) di Turki telah mendorong para penipu membuat minuman beralkohol palsu yang diproduksi di laboratorium ilegal.
Dilaporkan situs berita hurriyetdailynews.com, Kamis (23/12), jumlah korban meningkat karena tidak banyak orang yang bisa membedakan mana minuman beralkohol asli dengan yang oplosan.
Terbaru, dua kematian telah dilaporkan di Provinsi Anlıurfa dan Aydın, menyebabkan jumlah kematian melebihi 65 orang hanya dalam dua minggu.
Otoritas keamanan telah melakukan operasi di 81 provinsi negara itu untuk menangkap mereka yang bertanggung jawab memproduksi dan menjual miras ilegal.
[br]
Lebih dari dua ton etil alkohol disita, dan satu tersangka ditahan dalam operasi yang diadakan di Provinsi Kayseri, Anatolia Tengah.
Puluhan kit perasa minuman keras dan beberapa alkohol palsu yang siap dijual juga termasuk di antara mereka yang disita.
Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan yang dibuat oleh Kantor Gubernur Istanbul pada 17 Desember tentang kematian akibat miras palsu, diumumkan bahwa 22 orang kehilangan nyawa dan 16 orang lainnya dalam kondisi kritis. (PNC)