Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19 di Korsel, Kasus Baru di Atas 7.000

- Rabu, 08 Desember 2021 12:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir122021/_537_Terjadi-Lonjakan-Kasus-Covid-19-di-Korsel--Kasus-Baru-di-Atas-7-000.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Orang-orang mengantri untuk tes PCR (polymerase chain reaction) di pusat pengujian virus corona Covid-19 di Seoul pada 1 Desember 2021. (Foto: AFP)

SEOUL, Pesisirnews.com - Korea Selatan (Korsel) akan mempertimbangkan untuk memperluas perawatan di rumah untuk pasien Covid-19, kata seorang pejabat kesehatan Korsel seperti dilansir dari Reuters, Rabu (8/12/2021).

Menurut pejabat itu, infeksi harian baru dan kasus parah mencapai rekor tertinggi, menempatkan kapasitas rumah sakit di bawah tekanan.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) melaporkan 7.175 kasus virus corona baru dan 63 kematian pada Selasa, pertama kali infeksi harian mencapai 7.000, sementara rumah sakit telah menangani rekor 840 kasus kritis dan serius.

“Penting untuk mempertahankan atau mengurangi tren skala pasien yang sakit parah saat ini dalam satu atau dua minggu,” kata Son Young-rae, seorang pejabat senior kementerian kesehatan pada konferensi pers.

Dia mengatakan pemerintah mungkin perlu melakukan penyesuaian signifikan pada sistem perawatan kesehatan jika kasus harian mencapai 10.000, dan mempertimbangkan untuk memperluas perawatan di rumah dari sekitar 50% saat ini, karena empat perlima pasien Covid-19 tidak menunjukkan gejala atau hanya memiliki gejala ringan.

“Kurang dari 3% pasien Covid- 19 dirawat di rumah sakit di Inggris, 6,95% di Singapura dan 12,8% di Jepang,” ujar Son.

Pemerintah akan memobilisasi personel tambahan untuk mengawasi pasien virus corona yang merawat diri mereka sendiri di rumah dan meningkatkan sistem transfer darurat ke rumah sakit bagi mereka yang mengalami gejala parah, kata Perdana Menteri Kim Boo-kyum dalam pertemuan tanggapan Covid-19.

Klinik swasta juga akan merawat pasien Covid-19 selain rumah sakit besar.

Perdana Menteri Kim Boo-kyum mendesak orang tua untuk mendapatkan suntikan booster dengan orang berusia 60 dan di atas terhitung 35% dari infeksi dan 84% dari kasus yang parah.Dia juga mengimbau remaja untuk mendapatkan vaksinasi.

[br]

Korea Selatan sejauh ini telah mengkonfirmasi 38 kasus varian Omicron.

Dengan 80% kasus Korea Selatan terletak di Seoul yang lebih besar, pihak berwenang telah berjuang untuk mengamankan tempat tidur yang cukup untuk pasien yang dirawat di rumah sakit di daerah tersebut.

Korea Selatan memberlakukan tindakan yang lebih ketat pada hari Senin, termasuk pengurangan jumlah orang yang diizinkan pada pertemuan pribadi dan memperluas mandat izin vaksin.

Negara ini sejauh ini melaporkan total 489.484 kasus Covid-19, dengan 4.020 kematian.

Data KDCA menunjukkan telah sepenuhnya memvaksinasi 91,8% dari populasi orang dewasa berusia 18 tahun ke atas di Korsel. (PNC)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

International

KERIS dan Kemenhub RI Sepakat Dongkrak Ekonomi Rakyat Pascapandemi Covid-19

International

Layanan Prima, Polres Magetan Serahkan BB Hasil Ungkap Kasus ke Pemiliknya

International

Berapa Jumlah Kematian Global Akibat Covid-19? Simak Rilis Terbaru WHO Berikut Ini

International

Astagfirullah, 10 Negara Berpenduduk Mayoritas Muslim Ini Miliki Kasus Pemerkosaan Cukup Tinggi

International

Kasatpol PP Makassar Bakal Mendekam Lama di Balik Jeruji Besi, Kasusnya Tak Main-main

International

Pasi Ops Kodim 0314/lnhil Pimpin Apel Pendisiplinan Prokes Guna Mencegah Penyebaran Covid-19